travel-petualangan

Sang Legenda Puncak Lawu Telah Pergi, Keluarga Ungkap Nasib Warung di Negeri Awan Selepas Mbok Yem Meninggal Dunia

Kamis, 24 April 2025 | 20:27 WIB
Mbok Yem, Pemilik Warng di Puncak Gunung Lawu Telah Berpulang. ((tangkapan layar instagram.com/pendaki_legal))

VoxYouths.Com - VoxYours, kalian pasti kenal dong sama Mbok Yem? Atau yang biasa kita panggil Mbok Yem, sosok legendaris yang super akrab di kalangan para pendaki Gunung Lawu.

Siapa sih yang nggak kenal sama pemilik warung paling iconic di Hargo Dumilah, spot tertinggi Gunung Lawu?

Tapi sedih banget nih, petualangan panjang Mbok Yem di dunia pendakian udah bener-bener berakhir.

Baca Juga: Selamat Jalan Mbok Yem: Mengenal Sosok Wanita yang 40 Tahun Setia Menemani Para Pendaki di Puncak Lawu

Di masa tuanya, Mbok Yem akhirnya mutusin buat ninggalin warungnya di puncak dan milih tinggal bareng keluarga tercinta di rumah.

Keputusan ini dia ambil nggak lama sebelum Lebaran 2025, seiring dengan kondisi kesehatannya yang mulai drop.

Syaiful Bahri, cucunya, cerita kalo Mbok Yem turun gunung buat balik ke rumahnya di Dusun Dagung, Kecamatan Poncol, Magetan.

Abis itu, beliau harus dirawat intensif hampir tiga minggu di RSU Aisyiyah Ponorogo gara-gara komplikasi beberapa penyakit.

Baca Juga: 6 Gunung di Jawa Barat yang Asyik Buat Pendaki Pemula, Siap Jelajah Alam?

"Habis dirawat sebenernya kondisi Mbok Yem udah lumayan membaik. Tapi pas beberapa hari setelah Lebaran, kondisinya drop lagi," kata Syaiful waktu ditemui di rumah duka, Rabu malam 23 April 2025.

Syaiful cerita, hari-hari terakhir sebelum kepergiannya, Mbok Yem sempet keliatan membaik, bahkan masih bisa ngobrol dan makan kayak biasa.

Tapi pas menjelang siang di hari kepergiannya, kondisinya tiba-tiba menurun drastis sampai akhirnya meninggal sekitar jam 2 siang.

Sebelum pergi, Mbok Yem sempet nyampein keinginan terakhirnya ke keluarga. Dia ngerasa udah waktunya istirahat dan nggak pengen balik lagi ke puncak Lawu. Keputusannya buat pensiun ini murni dari hati, bukan karena terpaksa.

Baca Juga: Alert! Radius 7 KM Gunung Lewotobi Jadi Zona Bahaya, PVMBG: Waspada Lahar Dingin!

Halaman:

Tags

Terkini