Kenapa? Soalnya mereka harus nyediain macem-macem, dari snack sampe makanan berat buat penumpang.
Beda sama Citilink yang LCC (Low Cost Carrier), yang bisa hemat karena nggak nyediain layanan lengkap kayak Garuda.
Baca Juga: Detik-Detik Menegangkan! Pesawat Garuda Jemaah Calon Haji Terbakar! Simak Kronologinya
"Kami di Garuda ini kan full service ya, jadi revenue to cost-nya tipis banget, 94 persen. Beda sama LCC kayak Citilink yang bisa 84 persen, jadi margin untungnya masih lumayan," jelas Wamildan.
Jadi sekarang udah ngerti kan kenapa tiket pesawat bisa semahal itu? Ternyata banyak banget komponennya, mulai dari bahan bakar, sewa pesawat, sampe urusan di bandara yang semuanya kena pajak.
Belum lagi buat maskapai full service kayak Garuda yang harus nyediain layanan ekstra buat penumpang. Pantesan aja harganya bikin dompet menangis!***
Artikel Terkait
Bosan dengan Keramaian Kota? Yuk, Healing di Vila Kampung Amieh Bukit Hambalang!
7 Destinasi Wisata Warga Jabodetabek Seru yang Bikin Liburan Makin Asyik
Wisata Hutan Jati Gubug Payung Tempat Syuting 'Zona Merah': Misteri, Pesona Alam, dan Sedikit Sejarah yang Terlupakan
Gunung Barujari: Kenalan Sama Si ‘Anak Bawang’ Gunung Rinjani yang Super Aktif
Kenapa Gunung Jingshan Disebut Gunung? Ada Cerita Unik di Baliknya!