news

Terima Audiensi Jaringan Pemred Promedia, Anggota DPR Ajak Media Kawal Implementasi UU BUMN yang Baru Disahkan

Kamis, 13 Februari 2025 | 17:28 WIB
Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Golkar, Firnando Ganinduto, saat menerima audiensi Jaringan Pemred Promedia (JPP) pada Rabu, 12 Februari 2025. (Rilis Promedia)

VoxYouths.Com - VoxYours, ada kabar menarik nih dari gedung DPR! Firnando Ganinduto, anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, baru aja ngajak temen-temen media buat sama-sama mengawal UU BUMN yang baru disahkan. UU ini baru aja ketok palu tanggal 4 Februari 2025 kemarin lho!

Nah, Firnando atau yang akrab dipanggil Nando ini sharing soal ini pas ketemu sama tim Jaringan Pemred Promedia (JPP) di Ruang Rapat Fraksi Partai Golkar, kompleks DPR/MPR Senayan Jakarta, Rabu kemarin (12/2/2025).

Menurut Nando, UU BUMN yang baru ini tuh game changer banget! Tujuannya biar BUMN kita makin profesional, efisien, dan bisa bersaing di kancah global.

Baca Juga: Vonis Diperberat! Harvey Moeis Dijatuhkan Hukuman 20 Tahun Penjara di Kasus Korupsi PT Timah

"Alhamdulillah semua fraksi udah setuju nih. Ini pencapaian yang luar biasa, soalnya UU BUMN sebelumnya udah jalan 22 tahun tanpa pernah direvisi," cerita Nando yang juga anggota panja RUU BUMN ini.

Yang keren, proses pembahasannya tuh super transparan dan sesuai prosedur banget. Gak main-main nih, mereka sampai ngundang lima profesor buat kasih masukan!

Ada Prof. Dr. Yetty komalasari Dewi dari UI, Prof. Dr. Drs. Paripurna P. Sugarda dari UGM, Prof. Didik J. Rachbini dari UI, Dr. Yuli Indrawati dari UI, dan Dr. Toto Pranoto sebagai konsultan senior FEB UI.

Terus, apa aja sih yang baru dari UU ini? Nando ngasih tau ada 4 poin penting nih:

Baca Juga: Kontroversi Trump: Rencana Relokasi Warga Gaza Ditolak Mentah Raja Yordania

  1. Definisi BUMN disesuaiin biar BUMN bisa kerja lebih optimal dan sesuai aturan.
  2. Ada pembentukan badan baru nih, namanya Badan Kelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau BPI Danantara. Ini buat bikin tata kelola BUMN makin jos gandos dalam dukung ekonomi nasional.
  3. Fungsi regulator dan operator BUMN dipisah, biar pengelolaannya makin profesional dan transparan.
  4. Ada aturan baru soal Business Judgement Rule yang bakal bikin BUMN lebih leluasa dalam aksi korporasinya.

Sunardi Panjaitan, yang jadi Ketua Umum JPP, langsung nyambut positif ajakan Nando ini. Dia berharap UU baru ini bisa jadi angin segar buat BUMN kita.

"Harapannya sih dengan UU baru ini, BUMN kita bisa makin kuat bersaing, baik di dalam negeri maupun go international," kata Sunardi optimis.

Baca Juga: Ultimatum 100 Hari Prabowo untuk Para Koruptor: Kembalikan Uang Rakyat atau Hadapi Konsekuensinya!

JPP juga minta nih ke Komisi VI DPR RI buat terus ngawasin pembentukan super holding Danantara yang jadi amanat UU BUMN yang baru.

Gak cuma itu, mereka juga berharap Komisi VI bisa jadi jembatan emas buat kolaborasi antara media dan BUMN.

Halaman:

Tags

Terkini