Voxyouths.com - Hai, Voxyours! Gas melon alias LPG 3 kg yang seharusnya buat masyarakat kurang mampu ternyata masih jadi PR nih.
Gas melon yang harusnya sampai ke tangan orang yang berhak dapat subsidi malah kadang nyasar ke tempat lain.
Belum lagi, ada oknum penjual nakal yang suka main harga seenaknya.
Seperti yang terjadi kemarin, ketika Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sidak ke Riau.
Saat itu Bahlil menemukan kalau harga gas melon dijual lebih mahal dari yang seharusnya.
Bakal Ada Tim Khusus Pengawas Gas Melon
Nah, karena masalah ini terus terjadi, Menteri ESDM punya rencana baru nih.
Mereka mau bikin badan khusus yang tugasnya ngawasin distribusi gas melon.
Pas lagi ngisi acara Mandiri Investment Forum 2025 di Jakarta (11/2/2025), Bahlil bilang kalau pengawasan ini penting banget buat mastiin subsidi tepat sasaran.
"Harus ada lembaga yang mengawasi untuk LPG subsidi ini," ujarnya.
"Lembaga itu bisa BPH Migas atau lembaga lain, seperti lembaga ad-hoc," imbuhnya.
Bahlil juga bilang kalau pengawasan ini perlu dilakukan biar subsidi gas melon tepat sasaran.
"Jadi harganya harus pas, volumenya harus pas, kemudian tidak boleh terjadi penyalahgunaan karena itu barang mirip subsidi untuk rakyat," jelasnya.
Baca Juga: Kisruh Gas 3 Kg Berakhir! Pengecer Boleh Jualan Lagi, Prabowo Turun Tangan!