- Rahmad Handoyo dari Jawa Tengah V, dipecat PDIP gara-gara rebutan suara.
- Achmad Ghufron Sirodj dan Irsyad Yusuf dari PKB, dipecat tanpa alasan jelas.
Selain yang dipecat, ada juga 8 caleg yang diganti KPU karena macem-macem alasan:
- Gus Irawan Pasaribu dan Ari Wibowo (Gerindra, Sumut II) - Mundur, diganti Sabam Rajagukguk.
- Budhy Setiawan (Golkar, Jabar III) - Meninggal, diganti Isfhan Taufik Munggaran.
- Haerul Amri (NasDem, Jatim II) - Meninggal, diganti Dini Rahmania.
- Ratu Ngadu Bonu Wulla (NasDem, NTT II) - Mundur, diganti Victor Laiskodat.
- Agustiar Sabran (PDIP, Kalteng) - Mundur, diganti Willy Midel Yoseph.
- Rahmat Trianto (NasDem, Kalsel II) - Mundur, diganti Machfud Arifin.
- Christovel Liempepas (Gerindra, Sulut) - Kena kasus pidana pemilu, diganti Martin D Tumbelaka.
- Tina Nur Alam (NasDem, Sultra) - Mundur, diganti Ali Mazi.
Baca Juga: Whistleblowing, Senjata Rahasia Memberantas Korupsi: Ini Beda Cara KPK Indonesia dan CPIB Singapura
Intinya, dunia politik emang nggak ada yang bisa ditebak ya, VoxYours. Buat kita-kita yang cuma penonton, ya cuma bisa geleng-geleng kepala aja lihat drama-drama begini.
Tapi ya namanya juga politik, pasti selalu ada aja kejutannya. Yang penting kita tetep kritis dan nggak gampang dibodohin sama pemberitaan yang ada. Siapa tau di periode selanjutnya bakal ada cerita-cerita seru lainnya nih!***