"Kami saksikan rezim ini telah melewati batasan dan garis-garis merah yaitu tidak diperbolehkannya melakukan agresi terhadap fasilitas nuklir, di mana rezim ini melakukannya terhadap negara kami," tandasnya.
Dengan 224 korban di Iran dan 24 korban di Israel, jelas ini bukan konflik biasa.
Ditambah lagi dengan pernyataan diplomatik Iran yang menyebut ini sebagai momentum penting buat Palestina dan negara-negara yang dizalimi Israel.
Yang perlu kita pantau ke depan adalah bagaimana respons PBB dan komunitas internasional.
Apakah ketegangan Iran-Israel ini bakal mereda atau malah semakin memanas
Satu yang pasti, dampaknya nggak cuma dirasakan di Timur Tengah, tapi bisa berimbas ke seluruh dunia.***
Baca Juga: Israel Serang Gaza Usai Umumkan Gencatan Senjata, 82 Nyawa Melayang