Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di kediaman Boroujerdi di Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (17/6).
"Ini menjadi momentum yang sangat penting bagi negara-negara yang dizalimi oleh rezim zionis, khususnya bangsa Palestina di Jalur Gaza khususnya," tuturnya.
"Bangsa Lebanon dan juga berbagai negara lainnya ketika mereka melihat Iran dengan kekuatannya memberikan pelajaran kepada rezim zionis. Mereka (Israel) senang dan gembira, kami pun senang dan gembira," imbuh Boroujerdi.
Yang menarik, Dubes Iran Mohammad Boroujerdi nggak asal ngomong doang.
Dia punya landasan hukum yang kuat buat justifikasi serangan balasan Iran.
Menurut dia, Iran punya hak penuh untuk membela diri berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB.
"Republik Islam Iran, berdasarkan Piagam PBB pasal nomor 51, memiliki hak untuk membela dirinya dan tentu saja serangan yang terjadi terhadap Iran bukan hanya serangan untuk negara kami," sebutnya.
Lebih lanjut, dia bilang kalau serangan Israel ke fasilitas nuklir Iran ini bukan cuma ancaman buat kedaulatan Iran.
Tapi juga buat sistem hukum internasional dan perdamaian dunia secara keseluruhan.
Baca Juga: Miliarder Palestina Bashar Masri Digugat Terkait Serangan Hamas, Dituduh Bantu Bikin Terowongan
Dewan Keamanan PBB Harus Turun Tangan
Boroujerdi, sebagai perwakilan diplomatik Iran ini juga menuntut Dewan Keamanan PBB untuk bertindak tegas.
"Oleh karena itu, Dewan Keamanan PBB wajib turun tangan dan mengambil langkah yang dilakukan untuk menghentikan rezim ini (Israel)," terangnya.
Dia juga menyoroti track record buruk Israel yang konsisten melanggar hukum internasional dan melakukan agresi terhadap negara-negara tetangganya.
Berdasarkan catatannya, dalam beberapa tahun terakhir Israel telah memulai sedikitnya 20 perang di kawasan Timur Tengah.
"Rezim zionis adalah rezim yang tidak pernah patuh dan bertanggung jawab terhadap tata tertib dan peraturan internasional. Kita lihat bersama bahwa rezim ini telah menyerang tetangganya, hampir semua dari tetangganya diserang," sebut Borojerdi.
Artikel Terkait
Yair Netanyahu: Apartemen Mewah Putra PM Israel Dilockdown di Tengah Perang Gaza, Apa yang Terjadi?
Yair Netanyahu Putra PM Israel Jadi Target Iran? Apartemen Mewahnya Dapat Ancaman Keamanan di Miami!
Amukan Iran ke Israel: Menyoroti Arogansi Netanyahu hingga Sinyal Balas Dendam dari AS
Begini Alasan Klasik Israel Lakukan Genosida di Gaza, Gencatan Senjata Penuh Jadi Harapan Terakhir Warga Sipil Untuk Akhiri Derita
Kontroversi Israel: Menghapus Belasungkawa untuk Paus Fransiskus, Ada Apa di Baliknya?
Hubungan Israel-Vatikan Memanas: Pejabat Tinggi Absen di Pemakaman Paus Fransiskus