Iran Balas Serangan Israel: Dubes Sebut Momentum Penting untuk Palestina

Photo Author
Fakhrun Nisa, Vox Youths
- Rabu, 18 Juni 2025 | 12:06 WIB
Ilustrasi bendera Palestina. (Unsplash.com/Ahmed Abu Hameeda)
Ilustrasi bendera Palestina. (Unsplash.com/Ahmed Abu Hameeda)

Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di kediaman Boroujerdi di Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (17/6).

"Ini menjadi momentum yang sangat penting bagi negara-negara yang dizalimi oleh rezim zionis, khususnya bangsa Palestina di Jalur Gaza khususnya," tuturnya.

"Bangsa Lebanon dan juga berbagai negara lainnya ketika mereka melihat Iran dengan kekuatannya memberikan pelajaran kepada rezim zionis. Mereka (Israel) senang dan gembira, kami pun senang dan gembira," imbuh Boroujerdi.

Yang menarik, Dubes Iran Mohammad Boroujerdi nggak asal ngomong doang.

Dia punya landasan hukum yang kuat buat justifikasi serangan balasan Iran.

Menurut dia, Iran punya hak penuh untuk membela diri berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB.

"Republik Islam Iran, berdasarkan Piagam PBB pasal nomor 51, memiliki hak untuk membela dirinya dan tentu saja serangan yang terjadi terhadap Iran bukan hanya serangan untuk negara kami," sebutnya.

Lebih lanjut, dia bilang kalau serangan Israel ke fasilitas nuklir Iran ini bukan cuma ancaman buat kedaulatan Iran.

Tapi juga buat sistem hukum internasional dan perdamaian dunia secara keseluruhan.

Baca Juga: Miliarder Palestina Bashar Masri Digugat Terkait Serangan Hamas, Dituduh Bantu Bikin Terowongan

Dewan Keamanan PBB Harus Turun Tangan

Boroujerdi, sebagai perwakilan diplomatik Iran ini juga menuntut Dewan Keamanan PBB untuk bertindak tegas.

"Oleh karena itu, Dewan Keamanan PBB wajib turun tangan dan mengambil langkah yang dilakukan untuk menghentikan rezim ini (Israel)," terangnya.

Dia juga menyoroti track record buruk Israel yang konsisten melanggar hukum internasional dan melakukan agresi terhadap negara-negara tetangganya.

Berdasarkan catatannya, dalam beberapa tahun terakhir Israel telah memulai sedikitnya 20 perang di kawasan Timur Tengah.

"Rezim zionis adalah rezim yang tidak pernah patuh dan bertanggung jawab terhadap tata tertib dan peraturan internasional. Kita lihat bersama bahwa rezim ini telah menyerang tetangganya, hampir semua dari tetangganya diserang," sebut Borojerdi.

Halaman:

Editor: Fakhrun Nisa

Sumber: The Guardian

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X