"Kami saksikan rezim ini telah melewati batasan dan garis-garis merah yaitu tidak diperbolehkannya melakukan agresi terhadap fasilitas nuklir, di mana rezim ini melakukannya terhadap negara kami," tandasnya.
Dengan 224 korban di Iran dan 24 korban di Israel, jelas ini bukan konflik biasa.
Ditambah lagi dengan pernyataan diplomatik Iran yang menyebut ini sebagai momentum penting buat Palestina dan negara-negara yang dizalimi Israel.
Yang perlu kita pantau ke depan adalah bagaimana respons PBB dan komunitas internasional.
Apakah ketegangan Iran-Israel ini bakal mereda atau malah semakin memanas
Satu yang pasti, dampaknya nggak cuma dirasakan di Timur Tengah, tapi bisa berimbas ke seluruh dunia.***
Baca Juga: Israel Serang Gaza Usai Umumkan Gencatan Senjata, 82 Nyawa Melayang
Artikel Terkait
Yair Netanyahu: Apartemen Mewah Putra PM Israel Dilockdown di Tengah Perang Gaza, Apa yang Terjadi?
Yair Netanyahu Putra PM Israel Jadi Target Iran? Apartemen Mewahnya Dapat Ancaman Keamanan di Miami!
Amukan Iran ke Israel: Menyoroti Arogansi Netanyahu hingga Sinyal Balas Dendam dari AS
Begini Alasan Klasik Israel Lakukan Genosida di Gaza, Gencatan Senjata Penuh Jadi Harapan Terakhir Warga Sipil Untuk Akhiri Derita
Kontroversi Israel: Menghapus Belasungkawa untuk Paus Fransiskus, Ada Apa di Baliknya?
Hubungan Israel-Vatikan Memanas: Pejabat Tinggi Absen di Pemakaman Paus Fransiskus