1. Deddy Corbuzier dipercaya jadi Staf Khusus Menteri Pertahanan buat memperkuat komunikasi publik di Kementerian Pertahanan
2. Raline Shah resmi jadi Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital per 5 Februari 2025
3. Yovie Widianto kebagian posisi Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif sejak Januari 2025
Awal Mula Kebijakan Efisiensi Anggaran
Sebelumnya, Presiden Prabowo udah ngeluarin nstruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 yang isinya instruksi penghematan anggaran kementerian dan lembaga (K/L) tahun 2025.
Target total penghematan adalah Rp306,69 triliun! Berikut detailnya:
- Rp256,10 triliun dari belanja kementerian dan lembaga
- Rp50,59 triliun dari transfer ke daerah
Instruksi ini udah ditegaskan lagi sama Menteri Keuangan, Sri Mulyani, melalui aturan Surat Menteri Keuangan Nomor S-37/MK.02/2025.
Di sana ditetapkan kalau efisiensi anggaran K/L 2025 sebesar Rp256,10 triliun.
Penghematan ini meliputi belanja operasional dan non-operasional.
Yang jelas, gaji pegawai sama bantuan sosial nggak kena potong ya!
Kementerian Mana Aja yang Kena Dampak Signifikan?
Karena kebijakan efisiensi anggaran, beberapa kementerian kena dampak paling gede nih. Berikut daftarnya:
1. Kementerian Pekerjaan Umum (PU)
Anggaran Kementerian PU dipotong Rp81 triliun, yang bikin banyak proyek infrastruktur strategis terancam mandek.
2. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek)
Kemendikbudristek kena potong Rp22,5 triliun, bikin program riset dipangkas sampai 20%.
Baca Juga: Program MBG Bisa Sumbang 0,7% ke PDB, Sri Mulyani: Seperti Memiliki Pesta Pernikahan Setiap Hari
Dampak Pemangkasan Anggaran Ke Mana-mana!
1. Infrastruktur Kena
Bayangin aja, pemotongan 80% anggaran Kementerian PU bikin 14 bendungan baru sama perbaikan irigasi 38.550 hektare terancam berhenti.
Sektor konstruksi juga bisa kena PHK massal nih.
Artikel Terkait
Waduh! Anggaran BMKG Dipotong 50%, Peringatan Tsunami Bisa Telat Sampai?
Heboh! Kejagung Gerebek Kantor Ditjen Migas, Ada Apa dengan Pertamina?
Subsidi Gas Melon Tak Tepat Sasaran? Bahlil Rencanakan Badan Pengawas Khusus LPG 3 Kg
Terima Audiensi Jaringan Pemred Promedia, Anggota DPR Ajak Media Kawal Implementasi UU BUMN yang Baru Disahkan
Tabung Gas Subsidi Dioplos, 9 Pelaku Ditangkap di Jakarta-Bekasi: Raup Untung Rp700 Ribu per Tabung!