TMC Gak Selalu Jadi Solusi! Ini 3 Alasan yang Bikin Teknologi Modifikasi Cuaca Malah Berbahaya

Photo Author
Ummu Habibah, Vox Youths
- Jumat, 31 Januari 2025 | 20:17 WIB
Ilustrasi meminimalisir curah hujan dengan modifikasi cuaca.  ((freepikfreepik))
Ilustrasi meminimalisir curah hujan dengan modifikasi cuaca. ((freepikfreepik))

VoxYouths.Com - VoxYours, BMKG baru aja kasih warning nih soal potensi bencana karena cuaca ekstrem di Jawa Tengah. Timelinenya dari akhir Januari sampai Februari 2025.

Nah, pas rapat koordinasi yang dihadirin sama Penjabat Gubernur Jateng, Nana Sudjana, Bu Dwikorita dari BMKG bilang kalo kita semua harus siap-siap nih. Soalnya puncak musim hujan bakal terjadi sampai Februari 2025.

Di sisi lain, LAPAN juga nyumbang suara penting nih soal TMC alias Teknologi Modifikasi Cuaca.

Baca Juga: Cuaca Super Ekstrim di 2025: Setelah Salju Pertama, Arab Saudi Kini Dikepung Banjir

Mereka bilang TMC gak selalu ampuh buat ngurangin hujan lebat yang bisa bikin banjir. Bahkan, dalam beberapa kasus malah bisa bikin situasi tambah parah!

LAPAN pake Sadewa (sistem peringatan dini yang canggih berbasis satelit) buat analisis. Hasilnya? TMC bisa jadi gak efektif kalo ada fenomena yang namanya cold pool.

Apa itu cold pool? Jadi gini, cold pool itu kayak kantong udara dingin yang kebentuk pas hujan deres.

Uniknya, fenomena ini malah bisa bikin awan-awan baru numpuk lebih cepet, yang ujung-ujungnya bikin area hujan makin luas.

Baca Juga: Banjir Bandang Bikin Jateng Lumpuh: Dari Rel KA Terendam Sampai Tanggul Jebol

Contohnya nih, inget gak banjir gede di Jakarta sama Bekasi tanggal 20 Februari 2021? Nah itu terjadi gara-gara cold pool!

Waktu itu, prosesnya bikin awan gede yang nutupin hampir seluruh Jawa bagian barat.

LAPAN juga nyeritain kalo TMC yang dipake di Lampung sama Selat Sunda sehari sebelumnya gak mempan sama sekali buat cegah hujan.

"Gak bisa dan bahkan berbahaya," kata LAPAN dengan tegas pada Maret 2021.

Terus kenapa sih TMC bisa jadi berbahaya? Nih, LAPAN kasih 3 alasan:

Halaman:

Editor: Ummu Habibah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X