Chaos! Pejabat Resign Massal, Presiden Korsel Dilarang Traveling Gara-gara Drama Darurat Militer!

Photo Author
Ummu Habibah, Vox Youths
- Selasa, 10 Desember 2024 | 17:23 WIB
Presiden Korea Selatan (Korsel), Yoon Suk Yeol. ( (Dok. Kedutaan Besar Korsel-Indonesia))
Presiden Korea Selatan (Korsel), Yoon Suk Yeol. ( (Dok. Kedutaan Besar Korsel-Indonesia))

VoxYouths.Com - VoxYours, lagi heboh nih soal Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol!

Bayangin, dia baru aja kena larangan traveling ke luar negeri gara-gara keputusan Majelis Nasional pada Senin, 9 Desember 2024. But wait, there's more!

Yang bikin kasus ini makin ramai, Yoon Suk Yeol bikin kejutan dengan tiba-tiba ngeluarin status darurat militer pada Selasa, 3 Desember 2024 malem.

Baca Juga: Ramai Darurat Militer di Korea Selatan, Apa Itu Martial Law dan Kenapa Bisa Terjadi?

Tapi yang lebih dramatis, cuma bertahan 6 jam doang! Kenapa? Karena 190 dari 300 anggota parlemen Korsel langsung cabut status darurat militernya.

Sekarang, Yoon Suk Yeol lagi dalam masa penyelidikan dan bisa-bisa kena impeachment alias dimakzulkan lho! Gimana sih ceritanya sampai jadi runyam begini?

Flashback ke Penyerbuan Parlemen

Jadi ceritanya, Yoon Suk Yeol ngerasa pemerintahannya lagi diserang sama oposisi nih. Terus apa yang dia lakuin?

Dia ngeluarin darurat militer dengan alasan "Untuk menghancurkan kekuatan anti negara yang telah menimbulkan kekacauan."

Baca Juga: Presiden Prabowo Ingin Hemat Rp15 Triliun Dari Budget Perjalanan Dinas, Menteri Malah Minta Nambah?

Bayangin, pasukan berhelm sama polisi langsung dikirim ke gedung parlemen!

Scene-nya kaya film action, dari jam 11 malem sampe 1 pagi, staf Majelis Nasional sampe harus nahan pasukan pake alat pemadam kebakaran. Seru kan?

Tapi akhirnya, Majelis Nasional tetep kokoh nolak status darurat militer ini. Hasilnya? 190 anggota parlemen menyatakan deklarasi darurat militer Presiden Yoon tidak sah.

Drama di Balik Layar

Ternyata ada "season" sebelumnya nih. Yoon Suk Yeol udah mulai kepojok sejak April 2024, waktu oposisi menang di parlemen.

Baca Juga: Menteri HAM Desak Keadilan dalam Kasus Penembakan Siswa SMK Di Semarang Oleh Oknum Polisi, Keluarga Korban Ungkap Intervensi Mencurigakan?

Halaman:

Editor: Ummu Habibah

Sumber: Channel News Asia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X