Sebelum diputusin harga per porsinya Rp10.000, Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, pernah nyebutin kalau program ini bisa ngabisin dana sampai Rp800 miliar per hari. Gila nggak tuh?
Dadan juga jelasin kalau 75% dari anggaran Rp1,2 triliun per hari bakal dipake buat program makan bergizi gratis ini.
Baca Juga: 10 Tahun Buron, Fredy Pratama Masih Kuasai Jalur Narkoba Indonesia-Malaysia
Yang menarik, duit sebanyak ini bakal dipake buat beli bahan makanan dari petani lokal. Jadi secara nggak langsung, program ini juga bakal ngebantu ekonomi pedesaan.
"Selama ini ekonomi Indonesia punya kelemahan di likuiditas pedesaan. Nah, dengan program ini, kita berharap bisa ningkatin likuiditas di desa-desa," tambah Dadan.
Program ambisius ini jelas nunjukin keseriusan pemerintahan Prabowo dalam urusan gizi dan kesehatan masyarakat. Kita tunggu aja pelaksanaannya tahun depan. Stay tuned terus buat update terbarunya ya, VoxYours!***
Artikel Terkait
Jelang Akhir Jabatan, AHY Masih Semangat Bongkar Habis Aksi Licik Mafia Tanah di Bekasi
Ditagih Uang Damai Rp50 Juta? Begini Fakta Terbaru Guru Supriyani yang Dituding Aniaya Murid SD di Sultra
Di Balik Lawatan Prabowo ke China: Trenggono dan Maruarar Ikut, Apa Alasannya?
Prabowo Pamer Program Makan Gratis di KTT G20, Ini Bukti Keseriusannya
Kenaikan UMP 2025 Jadi Fokus Prabowo dan Menaker: Apa Kabar Upah Minimum di Provinsimu?