VoxYouths.Com - VoxYours udah pernah denger belom kalau ada program nasional namanya Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi (RAD-PG) di Papua.
Program ini dibikin bareng-bareng sama Bappenas Pusat dan Bappeda Provinsi Papua. Nah, program ini masuk ke dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional, alias RPJMN, buat periode 2022-2024.
Tujuannya apa sih? Ya buat mastiin kebutuhan pangan dan gizi masyarakat di Papua, Papua Selatan, sama Papua Barat Daya terpenuhi dengan baik.
Baca Juga: Jaksa Sita Rp 450 Miliar dari Duta Palma Group: Ada Apa Sih?
Nah, baru-baru ini, ada kabar seru nih. Panglima Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmiin lima batalyon infanteri (yonif) yang bakal jadi penyangga di daerah-daerah rawan di Papua. Keren kan?
Pasukan ini punya tugas khusus lho, yaitu nguatin program ketahanan pangan pemerintah. Jadi mereka nggak cuma jaga keamanan doang.
Agus bilang gini, "Ada batalyon konstruksi dan ada batalyon produksi. Kita bakal jalanin program pertanian di Papua dan batalyon-batalyon ini yang bakal bantu." Dia ngomong gitu pas di Lapangan Silang Monas, Jakarta, tanggal 2 Oktober 2024.
Terus, Agus juga kasih tau kalo lima pasukan Yonif PDR ini bakal disebar. Ada yang markasnya di Kabupaten Keerom sama Kabupaten Sarmi di Provinsi Papua.
Baca Juga: Sekolah Gratis hingga Bang Andra: Visi Misi Keren Andra Soni untuk Banten
Sisanya ada di Kabupaten Boven Digoel sama Kabupaten Merauke (Provinsi Papua Selatan), dan Kota Sorong (Provinsi Papua Barat Daya).
Nah, dari sini kita bisa liat kalo TNI serius banget ngurusin ketahanan pangan di Papua. Emang bener sih, pertanian itu penting banget buat ketahanan nasional kita.
Tapi, Papua Selatan masih punya PR besar nih di sektor pertanian. Soalnya, kebanyakan penduduknya ngandalin hidup dari pertanian, terutama perikanan sama tanaman pangan.
Jadi, gimana sih perubahan dan tantangan yang dihadapi sektor ini? Pastinya bakal ngaruh banget ke kesejahteraan masyarakat setempat. Yuk, kita intip potensi dan peran sektor pertanian di Papua Selatan:
Artikel Terkait
Kontroversi di Balik Kepemimpinan Moon Jae-in: Dari Nepotisme Hingga Penanganan Pandemi
Ramai Isu Ipda Rudy Kena Demosi Usai Bongkar Mafia BBM, Polda NTT Beri Klarifikasi
Terjadi Lagi, Bullying Terhadap Siswa di SMK Gorontalo: Potret Buruk Kasus Perundungan di Sekolah
Rokok Ilegal Bikin Negara Merugi: Bea Cukai Turun Tangan dengan Operasi Gempur
China Uji Coba Rudal Balistik Antar Benua: Inilah Negara Pemilik Senjata Nuklir Paling Mematikan di Dunia