Baca Juga: Bukan Nebeng, 6 Publik Figur di Indonesia Ini Punya Private Jet Sendiri: Harganya Fantastis
Aktivitas Sesar Aktif di Gorontalo
Faktor lainnya adalah adanya sesar aktif yang terus bergerak.
Gorontalo pernah diguncang gempa besar dengan magnitudo 7,7 SR pada 17 November 2008.
Penyebab gempa yang saat itu terjadi adalah sesar aktif yang bergerak dari arah barat ke timur.
Jadi, meski tidak setiap saat terasa, sesar aktif ini selalu bergerak dan bisa memicu gempa kapan saja.
Desakan Lempeng Samudera Pasifik
Pengaruh dari Lempeng Samudera Pasifik juga jadi alasan kenapa Gorontalo sering mengalami gempa.
Menurut para ahli, desakan dari lempeng ini bisa memicu aktivitas sesar-sesar kecil di sekitar wilayah Gorontalo.
Misalnya, pada 26 Juli 2021, Gorontalo sempat diguncang gempa akibat sesar aktif di Laut Sulawesi.
Tetap Waspada, Jangan Panik
Menghadapi gempa memang nggak mudah, tapi yang paling penting adalah tetap tenang dan waspada.
Gorontalo memang termasuk daerah yang sering diguncang gempa, tapi kita bisa kok mempersiapkan diri untuk mengurangi risiko.
Selalu pastikan kamu tahu jalur evakuasi di rumah dan tempat kerja, serta siapkan tas darurat berisi barang-barang penting seperti obat-obatan, makanan, air, dan dokumen penting.
Selain itu, ikuti terus informasi dari BMKG atau pihak berwenang, biar kita tahu apa yang harus dilakukan jika gempa terjadi lagi.
Ingat, gempa nggak bisa diprediksi, tapi kita bisa selalu siap untuk menghadapi situasinya dengan baik.
Tetap waspada, dan jangan panik!***
Artikel Terkait
Calon Tunggal dan Kotak Kosong: Fenomena yang Perlu VoxYours Pahami di Pilkada 2024
Fufufafa Diduga Menghina Nabi? Kontroversi yang Bikin Netizen Geram!
Cara Cek DPT Lewat HP: Panduan Lengkap untuk Pemilu 2024 Buat VoxYours Baru Siap Nyoblos!
Heboh Kabar 6 Juta NPWP Diretas, Termasuk Milik Jokowi: Simak Cara Amankan Data Pribadimu