Beda Banget! Ini Nih Kebijakan Pemungutan Suara di AS vs Indonesia

Photo Author
Ummu Habibah, Vox Youths
- Kamis, 12 September 2024 | 21:32 WIB
Kebijakan Pemungutan Suara di AS vs Indonesia. (https://unsplash.com/photos/white-box-on-white-table-GopRYASfsOc)
Kebijakan Pemungutan Suara di AS vs Indonesia. (https://unsplash.com/photos/white-box-on-white-table-GopRYASfsOc)

Biasanya, petugas bakal minta tanda pengenal berfoto yang dikeluarin pemerintah.

Para pemilih harus tanya-tanya dulu ke kantor pemilihan setempat atau daerah buat tau info soal tanda pengenal mereka.

Selain di AS, Indonesia juga punya aturan sendiri soal gimana cara pemungutan suara pas pemilu.

Kotak Suara di Indonesia

Di Indonesia, yang ngurus pemilu tuh namanya KPU. Mereka bebas dari pengaruh siapa pun dalam ngejalanin tugas dan wewenang mereka.

Soalnya, KPU itu lembaga penyelenggara pemilu di Indonesia yang sifatnya nasional, tetap, dan mandiri.

KPU juga yang nentuin syarat-syarat buat para pemilih di Indonesia. Pemilih yang memenuhi syarat ini disebut Pemilih PKPU.

Proses daftarnya gak online, tapi dilakuin langsung dari rumah ke rumah.

Pemilih PKPU yang udah kedaftar bakal dapet surat pemberitahuan dari KPPS setempat. Nanti surat ini dibawa ke TPS.

Baca Juga: KPK Soroti Farid Irfan Sidik Kepala BP Bintan yang Belum Lapor LHKPN dan Kontroversi Gaya Hidup Mewahnya

Cara Milih

Di Indonesia, cara milihnya tuh pake sistem mencoblos surat suara.

Pemilih yang udah terdaftar di DPT bisa nyoblos di TPS.

Buat WNI di luar negeri yang jauh dari TPSLN, bisa milih dengan cara mencoblos surat suara terus kirim lewat pos ke PPLN.

Ada juga yang namanya Kotak Suara Keliling (KSK). Ini dipake buat masukin surat suara di wilayah yang masih bisa dijangkau PPLN.

Beda Cara Milih di AS dan Indonesia

Kalo di AS, pemilihan calon presidennya tuh gak langsung dari pemilihnya. Ini beda banget sama sistem di Indonesia.

Presiden AS gak dipilih langsung sama rakyatnya, tapi dipilih sama lembaga yang namanya electoral college atau lembaga pemilih.

Halaman:

Editor: Ummu Habibah

Sumber: NCSL ORG

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X