VoxYouths.com - Menjelang Pilkada Serentak 2024, bursa calon pemimpin Banyuwangi terus bergulir.
Di tengah nama-nama yang sudah santer terdengar, muncul satu sosok yang dianggap sebagai kartu truf: H Mujiono, Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuwangi.
Dalam wawancara eksklusif dengan CEO Promedia Teknologi Indonesia, Agus Sulistriyono, H Mujiono membuka suara terkait kemungkinannya maju dalam kontestasi politik lokal ini.
Pertemuan yang berlangsung hampir 1,5 jam di Lounge Pemkab Banyuwangi ini mengungkap sikap Mujiono yang cenderung low profile.
Ketika ditanya tentang kemungkinan berpasangan dengan petahana Ipuk Fiestiandani, Mujiono terlihat terkejut.
Ia kemudian menceritakan pengalamannya saat mengikuti seleksi Sekda Banyuwangi.
"Daftar seleksi sekda saja karena diperintah, secara pribadi tidak minat karena banyak senior pejabat yang lebih layak dan lulusan IPDN. Sementara saya lulusan teknik," ungkapnya.
Meskipun awalnya enggan, Mujiono akhirnya menerima posisi Sekda setelah melalui proses seleksi yang ketat.
Sikap serupa tampaknya juga ia terapkan dalam menghadapi isu pencalonannya di Pilkada 2024.
"Apakah seorang ASN jika maju dalam Pilkada bisa cuti atau harus mengundurkan diri, ini masih kita pelajari. Jika diperintah, apa boleh buat," ujar Mujiono, menunjukkan keterbukaan sekaligus kehati-hatiannya dalam menanggapi isu politik.
Mujiono menegaskan bahwa keterlibatannya dalam Pilkada 2024 akan bergantung pada perintah dan aturan main yang berlaku.
Sikapnya ini menunjukkan profesionalisme sebagai birokrat sekaligus kesiapannya menghadapi kemungkinan political calling.
Artikel Terkait
Miris! Akibat Judi Online Puluhan Pemuda Alami Gangguan Jiwa, Masuk RSJ di Bogor
Mengenal Sosok Zia Yusuf, Pengusaha Muslim Sukses Menjadi Ketua Baru Partai Reform Inggris
Profil Brigjen Pol Singgamata: Biodata, Karir dan Pendidikan, Dari Polisi Lalu Lintas ke Analis Kebijakan Utama Polri
Prestasi Gemilang Pariwisata Indonesia di Kancah Global : Kemenparekraf Siapkan Strategi Khusus untuk Tren Wisata Masa Depan
Viral! Driver Ojol Ancam Awkarin, Gojek Didesak Tindak Tegas, Simak Kronologinya!