Menkominfo: Indonesia Butuh 85 Juta Talenta Digital di 2030! Masa Depan ada di Tanganmu, Siap Hadapi Tantangan?

Photo Author
Gilang Wikra Putra, Vox Youths
- Minggu, 16 Juni 2024 | 15:18 WIB
Kominfo, Indonesia membutuhkan 85 juta talenta digital di tahun 2030. (Pexels/Natee Meepian)
Kominfo, Indonesia membutuhkan 85 juta talenta digital di tahun 2030. (Pexels/Natee Meepian)

VoxYouths.com - Dunia digital berkembang super cepat. Gak heran kalau sekarang banyak banget muncul pekerjaan-pekerjaan baru yang mengharuskan kita punya skill digital mumpuni.

Menkominfo, Budi Arie Setiadi, kasih peringatan nih buat kita semua.

Indonesia butuh talenta digital yang jago biar bisa mengisi lowongan kerja digital di masa depan.

Baca Juga: Umat Muslim Bali Semarakkan Idul Adha di 290 Titik, Terbanyak di Jembrana

Emang serem sih kalau dipikir-pikir. Data dari World Economic Forum 2022 nunjukin kalau bakalan ada sekitar 149 juta pekerjaan digital yang dibutuhkan di tahun 2025.

Wah, angka yang fantastis banget!

Makanya, Menkominfo mendorong dunia pendidikan tinggi, khususnya Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) buat cepet-cepetan ngadopsi inovasi dan perkembangan teknologi digital terbaru.

Tiga Profesi Digital Teratas yang Bakal Booming

  • Spesialis Artificial Intelligence (AI) dan Machine Learning: Bayangin aja deh lo bisa jago AI dan Machine Learning. Keren banget, kan?
  • Robotics Engineers: Kalian yang suka sama robot-robotan, kayaknya profesi Robotics Engineers cocok banget buat kalian.
  • Arsitek Database: Nah, kalau kamu jago ngatur data dan suka database, profesi Arsitek Database cocok nih buat kamu dalami.

Selain itu, Menkominfo Budi Arie juga bilang kalau ada beberapa tantangan dalam menyiapkan SDM yang punya skill digital mumpuni.

Kalau tantangan ini gak diatasi, bisa jadi di tahun 2030 nanti ada sekitar 85 juta lowongan kerja digital yang kosong! Waduh, serem banget kan?

Baca Juga: Kominfo Sikat 3 Juta Konten Judi Online, Tapi Kok Masih Banyak Ya? Ini Faktanya, Update Terbaru!

Menkominfo Dorong Perguruan Tinggi Adopsi Inovasi Digital

Melihat kondisi ini, Menkominfo Budi Arie pun mendorong perguruan tinggi untuk mencetak lulusan yang punya skill digital yang dibutuhkan.

Bukan cuma itu, beliau juga mengusulkan supaya perguruan tinggi mengembangkan "digital triathletes" yang meliputi:

  • Digital strategist yang jago ngelihat tren pasar.
  • Digital innovator yang bisa ngembangin inovasi berbasis data.
  • Digital driver yang punya kemampuan buat ngelakuin kolaborasi strategis.

Kemenkominfo Siapkan Program Pengembangan SDM Digital

Kabar baik buat kamu yang tertarik terjun ke dunia digital! Kemenkominfo punya program Pengembangan SDM Bidang Digital yang mencakup tiga tahap:

  • Tingkat Dasar: Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) yang bertujuan ningkatin kecakapan digital masyarakat.
  • Tingkat Menengah: Digital Talent Scholarship (DTS) yaitu program beasiswa untuk pelatihan keahlian teknologi digital seperti Cyber Security, AI, Cloud Computing, Big Data Analytics, dan Digital Marketing.
  • Tingkat Lanjut: Digital Leadership Academy (DLA) untuk pelatihan kepemimpinan digital.

Selain program di atas, Kemenkominfo juga menawarkan program Beasiswa S2 yang bekerja sama dengan kampus-kampus ternama di dalam dan luar negeri khusus bagi mereka yang berkecimpung di sektor digital atau pelaku start-up lokal.

Halaman:

Editor: Gilang Wikra Putra

Sumber: Kominfo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X