Gubernur Jabar Kirim Siswa Nakal ke Barak Militer, Pengamat Pendidikan: Konsepnya Belum Jelas

Photo Author
Ummu Habibah, Vox Youths
- Jumat, 2 Mei 2025 | 16:05 WIB
Koordinator Nasional P2G, Satriwan Salim (kiri) dan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (kanan).  ((YouTube.com  Dua Sisi TVOne - Instagram.com/@dedimulyadi71))
Koordinator Nasional P2G, Satriwan Salim (kiri) dan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (kanan). ((YouTube.com Dua Sisi TVOne - Instagram.com/@dedimulyadi71))

VoxYouths.Com - VoxYours, lagi rame nih di Jawa Barat! Ada kebijakan baru yang bikin heboh - siswa yang dianggap 'nakal' bakal dikirim ke barak TNI. Nggak main-main, programnya sampai 6 bulan lho!

Kebijakan ini pertama kali diumumin sama Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, lewat akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71 pada Kamis, 1 Mei 2025.

Katanya sih, program ini udah dapat izin dari ortu siswa-siswa yang bersangkutan. Pilot project-nya dimulai di Kabupaten Purwakarta.

Baca Juga: Pelopori Work-Life Balance, IFG Hadirkan Day Care untuk Dukung Karyawan Working Parents

Tapi tunggu dulu! Kebijakan ini ternyata dapat sorotan tajam dari Satriwan Salim, seorang pengamat pendidikan yang juga menjabat sebagai Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G).

Dalam acara Dua Sisi TVOne yang tayang kemarin, Salim nyatain beberapa keraguan yang masuk akal banget.

"Konsepnya belum jelas ini, militer atau pembinaan kesadaran bela negara, atau sekadar pelatihan," kata Salim.

Baca Juga: Gubernur Jabar Apresiasi Siswa SMA Yadika 8: Bersih Sungai Lebih Baik Daripada Urusin Wisuda!

Menurut Salim, kalau cuma program pelatihan biasa, sebenernya udah banyak siswa yang pernah ngerasain hal serupa.

"Kalau hanya sekadar pelatihan, ini sudah sering dirasakan oleh alumni SMA, SMP, sering LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa)," ungkapnya.

Yang jadi concern utama Salim adalah soal durasi program yang lumayan lama.

"LDKS biasanya nggak sampai 6 bulan, apalagi setahun. Program kayak gitu emang bagus buat belajar baris-berbaris sama wawasan kebangsaan, tapi 6 bulan? Itu waktu yang nggak sebentar," ujarnya.

Baca Juga: Heboh Tunggakan Miliaran Dapur MBG Kalibata, Yayasan MBN Ngotot Minta Data, Pengelola Bantah Ada Kesepakatan

Pertanyaan besarnya adalah: gimana nasib pendidikan reguler mereka selama 6 bulan di barak?

Halaman:

Editor: Ummu Habibah

Sumber: YouTube Dua Sisi TVOne

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X