VoxYouths.Com - VoxYours, lagi rame nih di media sosial soal kasus pelecehan yang diduga dilakuin sama calon dokter yang lagi ambil Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS).
Yang bikin heboh, ada peserta PPDS dari Universitas Indonesia (UI) yang ketangkep basah karena diduga ngerekam mahasiswi yang lagi mandi. Polres Metro Jakarta Pusat bahkan udah tetapin dia jadi tersangka, lho!
Baca Juga: Dokter Cabul di Garut: Modusnya Nawarin Vaksin, Ujung-ujungnya Pelecehan di Kos!
Nah, di tengah viralnya kasus ini, Menteri Kesehatan kita, Budi Gunadi Sadikin, malah nyorotin hal lain yang nggak kalah penting nih. Dia bahas soal jam kerja peserta PPDS yang menurutnya udah kebangetan!
Dalam konferensi pers online Senin, 21 April 2025, Pak Menkes nyinggung tentang 'latihan mental' yang sebenernya nggak perlu-perlu banget dalam proses seleksi atau rekrutmen PPDS.
"Saya sering denger cerita kalau peserta didik ini suka disuruh-suruh ngerjain hal yang sebenernya bukan tugas mereka," ungkap Budi dengan nada prihatin.
Yang bikin miris, ternyata banyak peserta PPDS yang diperlakukan kayak kurir! Mereka harus bolak-balik bawa surat hasil lab, ngambil obat pasien, bahkan dorong-dorong tempat tidur. Padahal itu bukan bagian dari pendidikan mereka sebagai calon dokter spesialis.
"Mereka dipaksa jadi kurir buat bawa hasil lab, ngambil obat... Itu semua bukan tugas mereka," tegas Budi.
Baca Juga: Viral CCTV Pelecehan di Klinik: Korban Dokter Kandungan Garut Bukan Cuma Pasien!
Tapi tenang, Pak Menkes nggak cuma ngomong doang nih. Dia udah siap turun tangan langsung. "Saya bakal luangin waktu buat ketemu mereka, mastiin kesejahteraan dan kesehatan mereka tetep terjaga," janjinya.
Yang lebih keren lagi, ada solusi baru buat naikin pendapatan para peserta PPDS. Budi udah minta Dirjen Tenaga Kesehatan buat ngasih SIP (Surat Izin Praktik) sebagai dokter umum ke peserta PPDS.
"Dengan punya SIP dokter umum, mereka bisa praktik dan dapet penghasilan tambahan," jelas Budi.
Jadi, selain belajar jadi dokter spesialis, mereka juga bisa dapet cuan dari praktik dokter umum. Win-win solution banget kan? Semoga aja kebijakan ini bisa bikin kehidupan para calon dokter spesialis kita jadi lebih baik!
Baca Juga: Depresi Usai Lecehkan Anak Pasien, Dokter Residen Unpad Nekat Sayat Nadi
Artikel Terkait
Update Kasus Juwita: TNI AL Konfirmasi, Mabes TNI Bantah Keterlibatan Kelasi J
Kemenkes Bertindak Tegas: STR Dokter Residen Pelaku Kekerasan Seksual Dicabut
Dokter Kandungan di Garut Diduga Lakukan Pelecehen Seksual Terhadap Pasien, CCTV Viral di Sosmed!
Rupanya Sudah Lama! POGI Angkat Bicara Soal Video Viral Dokter Kandungan di Garut
Bantahan Keras Founder Taman Safari Soal Isu Penyetruman: 'Itu Cuma Sensasi!'