- Rp35 triliun dari ekspor minyak mentah dalam negeri
- Rp2,7 triliun dari impor minyak mentah lewat broker
- Rp9 triliun dari impor BBM lewat broker
- Rp126 triliun dari pemberian kompensasi
- Rp21 triliun dari pemberian subsidi
Oh iya, sebelum netapin Dirut Pertamina jadi tersangka, Kejagung udah geledah kantor Ditjen Migas di Jakarta tanggal 10 Februari 2025. Gara-gara ini, Kementerian ESDM sampe nonaktifin Dirjen Migas, Achmad Muchtasyar.
Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, konfirmasi soal penonaktifan ini, tapi gak mau kasih tau detail alasannya. Katanya sih lagi evaluasi internal dan nungguin proses hukum yang jalan.
Pas nggeledah kantor Ditjen Migas, Kejagung masuk ke tiga ruangan: ruang direktur pembinaan usaha hulu, ruang direktur pembinaan usaha hilir, dan ruang sekretaris direktorat jenderal migas. Yang disita? Ada 15 HP, 5 dus dokumen, sama satu laptop.
Kasus ini masih terus bergulir dan pastinya bakal ada update-update terbaru. Stay tuned ya VoxYours!***
Artikel Terkait
Di Kongres Muslimat NU, Prabowo Blak-blakan Soal Hubungannya dengan Jokowi
Subsidi Gas Melon Tak Tepat Sasaran? Bahlil Rencanakan Badan Pengawas Khusus LPG 3 Kg
Apakah Kabinet ‘Gemuk’ Berimbas pada Efisiensi Anggaran Pemerintahan Prabowo-Gibran?
Aksi 'Indonesia Gelap' Bergemuruh: Dari Jakarta hingga Surabaya, Mahasiswa Tuntut Perubahan
Deretan Petinggi Pertamina Terjerat Kasus Korupsi, Anak 'Papa Minta Saham' Terseret Mega Skandal Rp193 T di Pertamina