Mengupas Cikal Bakal Surat Kabar: Dari Roma Kuno Hingga Era Digital, Ini yang Perlu VoxYours Tahu!

Photo Author
Ummu Habibah, Vox Youths
- Kamis, 13 Februari 2025 | 13:01 WIB
Surat kabar atau biasa dikenal dengan koran. (https://www.pexels.com/@digitalbuggu/)
Surat kabar atau biasa dikenal dengan koran. (https://www.pexels.com/@digitalbuggu/)

Awalnya sih belum langsung bentuk koran kayak yang kita kenal. Tapi muncul yang namanya lembaran terbang atau flying sheets.

Ini kayak pamflet atau selebaran yang isinya berita singkat soal kejadian penting. Misalnya soal perang, bencana alam, atau kejadian sensasional lainnya.

Lembaran terbang ini jadi populer banget di Eropa, jadi salah satu bentuk cikal bakal surat kabar yang lebih besar.

Baca Juga: Dukung Jurnalisme Berkualitas, Pemerintah Dorong Perusahaan Platform Digital Realisasi Kerja Sama Media

Dari Lembaran Terbang ke Koran Beneran: Lahirnya Surat Kabar Modern

Perlahan tapi pasti, lembaran terbang ini berkembang jadi lebih kompleks. Mulai muncul koran-koran awal yang terbit secara berkala.

Contohnya kayak corantos di Eropa Barat di awal abad ke-17. Corantos ini udah lebih mirip koran modern, terbit mingguan atau bulanan, isinya berita dari berbagai tempat, walaupun fokusnya masih berita luar negeri.

Terus, di Inggris muncul newsletters dan diurnals yang isinya berita domestik. Dari sinilah cikal bakal surat kabar modern terus berkembang, bentuknya makin beragam, isinya makin lengkap, dan jangkauannya makin luas.

Kenapa Sih Kita Perlu Tahu Cikal Bakal Surat Kabar?

Mungkin VoxYours mikir, "Ngapain sih bahas sejarah koran jadul? Nggak penting ah di zaman internet kayak gini."

Baca Juga: CEO Promedia Agus Sulistriyono: Hari Pers Nasional Jadi Momentum Menghargai Dedikasi dan Kerja Keras Jurnalis Indonesia

Eits, jangan salah! Justru dengan tahu cikal bakal surat kabar, kita jadi lebih ngerti gimana media informasi itu berkembang.

Kita jadi sadar, informasi itu nggak dateng tiba-tiba kayak sekarang. Ada proses panjang, ada teknologi yang berperan, dan ada perjuangan buat nyebarin informasi ke masyarakat luas.

Di era digital ini, informasi gampang banget diakses, tapi justru kita harus makin kritis. Belajar dari sejarah cikal bakal surat kabar, kita jadi lebih paham pentingnya jurnalisme, verifikasi informasi, dan literasi media.

Jangan sampai kita cuma jadi konsumen informasi yang pasif, tapi juga jadi anak muda yang cerdas dan kritis dalam memilih dan menyebarkan informasi.

Cikal bakal surat kabar itu nunjukkin, informasi itu punya kekuatan besar. Dari dulu sampai sekarang, informasi bisa mengubah dunia.

Baca Juga: Tolak RUU Penyiaran: Pers Bersatu Melawan Ancaman Kemerdekaan Pers!

Halaman:

Editor: Ummu Habibah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X