Apa itu Hoarding Disorder, Ciri-ciri, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Photo Author
Gilang Wikra Putra, Vox Youths
- Rabu, 17 Juli 2024 | 06:45 WIB
Apa itu Hoarding disorder serta ciri ciri penyebab dan cara mengatasinya  (Erik Mclean/Pexels)
Apa itu Hoarding disorder serta ciri ciri penyebab dan cara mengatasinya (Erik Mclean/Pexels)

Nggak Suka Barangnya Disentuh Orang Lain:

Mereka merasa nggak nyaman kalau ada yang nyentuh barang-barang mereka.

Nolak Bantuan Buat Beresin Rumah:

Mereka menolak bantuan dari orang lain untuk membersihkan rumah yang penuh barang.

Baca Juga: Viral Ibu Kos Usir Penghuni Timbun Sampah: Gejala Hoarding Disorder?

Menjauh dari Keluarga dan Teman:

Karena malu sama kondisi rumah, mereka jadi menjauh dari keluarga dan teman.

Kesulitan Ambil Keputusan:

Mereka sering bingung mau simpan atau buang barang. Akhirnya, semua barang disimpan aja.

Penyebab Hoarding Disorder

Terus, apa sih yang bikin orang bisa kena hoarding disorder?

  • Faktor Genetik: Kalau ada anggota keluarga yang punya hoarding disorder, risikomu juga lebih tinggi.
  • Gangguan Fungsi Otak: Ada kemungkinan perubahan struktur atau fungsi otak tertentu bikin orang jadi hoarding.
  • Pengalaman Hidup yang Stressful: Kejadian traumatis kayak kehilangan orang yang disayang, cerai, atau kehilangan harta bisa memicu hoarding disorder.
  • Trauma Masa Kecil: Orang yang punya masa kecil yang sulit lebih rentan kena hoarding disorder.
  • Masalah Kesehatan Mental Lain: Hoarding disorder sering muncul bareng masalah kesehatan mental lain kayak cemas, depresi, atau OCD.
  • Kebiasaan Beli Impulsif: Beberapa orang dengan hoarding disorder suka beli barang tanpa mikir panjang.
  • Pengaruh Zat Tertentu: Pemakaian alkohol atau narkoba bisa naikin risiko hoarding disorder.

Dampak Hoarding Disorder

Hoarding disorder nggak cuma bikin rumah berantakan, tapi juga:

  • Ganggu Kesehatan: Rumah yang penuh barang jadi sarang kuman dan bikin risiko sakit lebih tinggi.
  • Bahaya Keselamatan: Tumpukan barang bisa jadi sumber kebakaran atau bikin jalan keluar ketutup pas darurat.
  • Masalah Sosial: Hubungan sama keluarga dan teman bisa rusak gara-gara hoarding.
  • Stres dan Cemas: Hidup di tengah tumpukan barang bikin stres dan cemas terus-terusan.
  • Masalah Keuangan: Beli barang terus-terusan bisa bikin kantong bolong.

Cara Mengatasi Hoarding Disorder

Kalau kamu atau orang terdekatmu punya tanda-tanda hoarding disorder, jangan panik. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan:

Terapi Perilaku Kognitif (CBT)

 CBT bantu ubah pola pikir dan perilaku yang bikin hoarding.

Terapi Paparan:Terapi ini bantu orang dengan hoarding disorder belajar buang barang pelan-pelan.

Obat-obatan:

Dokter mungkin kasih obat buat atasi gejala kayak cemas atau depresi.

 

Dukungan Keluarga:

Halaman:

Editor: Gilang Wikra Putra

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X