Hoarding Disorder: Bukan Sekadar Kebiasaan Jorok, Ini Gangguan Serius!

Photo Author
Ummu Habibah, Vox Youths
- Selasa, 16 Juli 2024 | 17:16 WIB
Ilustrasi seorang pasien Hoarding Disorder sedang konsultasi dengan psikiater. (https://www.pexels.com/@alex-green/)
Ilustrasi seorang pasien Hoarding Disorder sedang konsultasi dengan psikiater. (https://www.pexels.com/@alex-green/)

Kehilangan Pekerjaan

Parahnya, bisa sampai kehilangan pekerjaan karena aktivitas sehari-hari terganggu.

Terus, Apa Penyebabnya Sih?

Penyebab pasti Hoarding Disorder masih belum diketahui, namun ada beberapa faktor yang diduga berperan:

  • Keturunan: Bisa jadi ada faktor genetik yang membuat orang rentan terhadap Hoarding Disorder.
  • Trauma Masa Kecil: Pengalaman trauma, seperti memikirkan atau penentaran, bisa meningkatkan risikonya.
  • Gangguan Mental Lain: Sering kali dikaitkan dengan gangguan mental lain, seperti depresi, kecemasan, dan OCD.

Baca Juga: Takut Tes Kesehatan Mental? Ini 5 Alasan Mengapa Kamu Harus Mencobanya

Pesan Penting:

  1. Jangan Asal Bilang Jorok: Gangguan Penimbunan bukan kebiasaan jorok, tapi gangguan mental serius.
  2. Cari Bantuan Profesional: Kalau kamu atau orang yang kamu kenal mengalami gejala Hoarding Disorder, segera cari bantuan profesional. Semakin cepat diobati, semakin besar peluang untuk sembuh.

Bisa Diobati Gak Sih?

Tentu saja, Hoarding Disorder bisa diobati! Biasanya pake kombinasi terapi dan obat-obatan. Terapi membantu mereka mengubah pola pikir dan perilaku, sedangkan obat membantu mengatasi gejala seperti depresi dan kecemasan.***

Halaman:

Editor: Ummu Habibah

Sumber: APA Dictionary

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X