bisnis

Pemerintah Berencana Naikan Bea Masuk 200 Persen Untuk Produk Tekstil China, Solusi atau Bumerang bagi Ekonomi Indonesia?

Sabtu, 6 Juli 2024 | 11:00 WIB
Pemerintah berencana naikan bea masuk produk tekstil dari China sebesar 200 Persen (Dealistock/GettyImages)

Nah, dengan naikin bea masuk, diharapkan produk China jadi lebih mahal.

Jadi orang-orang bakal lebih milih beli produk lokal.

Pro dan Kontra Kebijakan Ini

Kayak kebijakan lainnya, ini juga punya sisi positif dan negatif.

Yang setuju bilang:

  • Bisa bantu industri tekstil lokal bangkit
  • Bikin lapangan kerja baru
  • Ngurangin impor ilegal
  • Nambah pemasukan negara

Baca Juga: Produk Umpan BAM Adun Mancing: Rahasia Sukses Para Pemancing PRO

Yang nggak setuju bilang:

  • Harga baju bakal naik, kasian konsumen
  • Bisa bikin inflasi naik
  • Khawatir China bakal balas dendam
  • Takut malah nambah penyelundupan barang

Dampak Buat Kita Sebagai Konsumen

Nah, yang paling kita rasain langsung ya pasti soal harga.

Kalo kebijakan ini jadi, kemungkinan besar harga baju bakal naik.

Tapi nggak semua baju kok. Yang naik ya cuma yang dari China doang.

Jadi kita mungkin bakal lebih sering liat baju-baju lokal di mall.

Atau mungkin brand luar negeri bakal mulai bikin pabrik di sini.

Apa Kata Para Ahli?

Banyak ahli ekonomi yang kasih pendapat soal ini.

Ada yang bilang ini langkah bagus buat lindungi industri lokal.

Tapi ada juga yang khawatir soal dampak ke ekonomi secara keseluruhan.

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, bilang kalo angka 200% itu masih dikaji.

Halaman:

Tags

Terkini