Dari Buku Tahunan Sekolah ke Platform Rp70 Triliun: Kisah Sukses Melanie Perkins di Balik Canva

Photo Author
Ummu Habibah, Vox Youths
- Jumat, 15 November 2024 | 15:46 WIB
Potret CEO Canva, Melanie Perkins.  ((Dok. Forbes))
Potret CEO Canva, Melanie Perkins. ((Dok. Forbes))

Mereka belajar dari pengalaman bikin Fusion Books, ngeliat masalah-masalah apa aja yang dihadapi anak-anak waktu desain sesuatu.

Dari situ, mereka bikin Fusion Books jadi lebih simple. Nah, pengalaman ini yang akhirnya dipake buat bikin Canva jadi platform yang gampang dipake siapa aja.

Baca Juga: Rahasia Manis di Balik Snickers: Sosok Misterius John Mars dan Kekayaan Rp736,6 Triliun

Perjalanan Canva Jadi Sukses

Canva mulai jalan tahun 2013 dengan 50 ribu pengguna. Terus di 2015, mereka ngeluncurin Canva for Work (yang sekarang jadi Canva Pro).

Waktu itu udah ada 50 pengguna yang bikin 50 juta desain, dan nilai perusahaannya udah nyampe 165 juta dolar (sekitar Rp2,6 triliun)!

Tahun 2017, Canva makin keren dengan nambahin fitur-fitur baru kayak animasi, desain buat printing, dan bisa dipake dalam 100 bahasa different.

Setahun kemudian, di 2018, Canva resmi jadi unicorn! Maksudnya, nilai perusahaannya udah lebih dari 1 miliar dolar. Keren banget kan?

Baca Juga: 5 Pelajaran Bisnis dari Hermanto Tanoko: Dari Jualan Tepung hingga Jadi Raja Cat dan Air Mineral

Sampe sekarang di 2024, Canva masih terus berkembang. Mereka bahkan beli perusahaan namanya Zeetings yang bisa dipake buat bikin presentasi.

Dan yang paling keren? Melanie sekarang udah jadi super kaya! Menurut Forbes per 14 November 2024, kekayaan dia udah mencapai 4,4 miliar dolar atau sekitar Rp70 triliun. Gila nggak tuh, VoxYours?***

Halaman:

Editor: Ummu Habibah

Sumber: Forbes, Zero to One

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X