Gaji Host Live Streaming 2025 Capai Rp 3-5 Juta Per Bulan: Masuk 7 Besar Pekerjaan Paling Dibutuhkan

Photo Author
Fakhrun Nisa, Vox Youths
- Kamis, 2 Oktober 2025 | 07:47 WIB
Foto Ilustrasi - gaji host live streaming 2025. (freepik.com/dcstudio)
Foto Ilustrasi - gaji host live streaming 2025. (freepik.com/dcstudio)

Sales dan Marketing Masih Jadi Rajanya Lowongan Kerja

Meski host live streaming sedang naik daun, ternyata ada jenis pekerjaan lain yang menempati urutan pertama dalam daftar jumlah lowongan.

Posisi sales dan marketing tetep menduduki peringkat pertama sebagai pekerjaan dengan permintaan terbesar di 2025.

Total lowongan kerja yang tersedia untuk posisi sales dan marketing mencapai 72.511 buah.

Jumlah ini jauh banget di atas profesi lainnya.

"Kalau kita lihat jabatan-jabatan yang lagi populer ya, lagi banyak dibutuhkan oleh perusahaan saat ini adalah sales dan marketing nomor satu," kata Surya.

Ini urutan pekerjaan paling dibutuhkan tahun 2025:

  1. Sales dan Marketing - 72.511 lowongan
  2. Operator Produksi - 38.565 lowongan
  3. Staff Finance dan Accounting - 26.526 lowongan
  4. Staff Administrasi Kantor - 25.962 lowongan
  5. Operator Mesin Jahit - 24.838 lowongan
  6. Store Crew - 12.463 lowongan
  7. Host Live Streaming - 10.000+ lowongan

Tingginya permintaan di bidang sales dan marketing menunjukkan kalau sektor perdagangan dan distribusi masih jadi tulang punggung ekonomi nasional.

Tapi menariknya, kehadiran host live streaming di posisi tujuh menandakan pergeseran tren dunia kerja.

Profesi-profesi berbasis digital dan content creation mulai diperhitungkan sejajar sama pekerjaan konvensional.

Baca Juga: Strategi Mempersiapkan Dana Pensiun: Panduan Lengkap Menabung dengan Target di Usia 50 Tahun

Peluang Karier Host Live Streaming di Masa Depan

Dengan 10 ribu lebih lowongan yang tersedia dan terus bertambah, peluang karier di bidang live streaming host terbuka lebar banget.

Industri e-commerce yang terus berkembang membuat profesi ini diprediksi bakal makin dicari di tahun-tahun mendatang.

Apalagi ditambah makin banyaknya brand yang beralih ke strategi pemasaran digital.

 

 

Halaman:

Editor: Fakhrun Nisa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X