12 Tradisi Unik Takbiran Idul Adha di Nusantara dari Sabang Sampai Merauke!

Photo Author
Gilang Wikra Putra, Vox Youths
- Minggu, 16 Juni 2024 | 21:48 WIB
Tradisi unik takbiran Idul Adha dari Sabang sampai Merauke. (Doc. VoxYouths.com)
Tradisi unik takbiran Idul Adha dari Sabang sampai Merauke. (Doc. VoxYouths.com)

Baca Juga: Umat Muslim Bali Semarakkan Idul Adha di 290 Titik, Terbanyak di Jembrana

5. Toron dan Nyalase (Madura):

Masyarakat Madura merayakan dengan tradisi Toron (mudik) dan Nyalase (berkumpul), di mana keluarga yang merantau ini kembali ke kampung halaman untuk merayakan bersama.

6. Manten Sapi (Pasuruan):

Tradisi Manten Sapi di Pasuruan melibatkan penghiasan sapi kurban sebelum disembelih, menunjukkan rasa hormat dan kegembiraan dalam menyambut Idul Adha.

7. Mepe Kasur (Banyuwangi):

Mepe Kasur di Banyuwangi adalah tradisi menjemur kasur di depan rumah pada pagi hari Idul Adha, sebagai doa untuk keselamatan keluarga dari bala.

8. Ngejot (Bali):

Di Bali, tradisi Ngejot mengajarkan tentang berbagi kebahagiaan dengan tetangga non-Muslim dengan membagikan makanan dan minuman saat Idul Adha.

9. Hadrat (Maluku Utara):

Hadrat di Maluku Utara adalah pawai hewan kurban keliling kampung sebelum disalatkan dan disembelih, sebagai momen doa dan penghormatan.

10. Takbir Keliling (berbagai daerah):

Takbir keliling menjadi tradisi yang dilakukan umat Islam di berbagai daerah, menunjukkan semangat merayakan malam takbiran dengan berbagai cara.

11. Lomba Pawai Obor (berbagai daerah):

Lomba pawai obor meriahkan malam takbiran di beberapa daerah, dengan obor-obor yang dihias menjadi atraksi keliling kampung.

Halaman:

Editor: Gilang Wikra Putra

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X