Bayangin aja, restorannya kayak rumah tradisional Jawa dengan interior kayu, ada aroma dupa yang bikin adem, plus alunan gamelan yang menenangkan.
Yang paling ikonik? Ada patung Raminten di depan restoran yang jadi spot foto favorit pengunjung!
The House of Raminten tuh detail banget soal konsepnya:
- Bangunannya mix antara rumah Jawa klasik sama modern
- Ada patung Raminten yang jadi ikon
- Aroma dupa + musik gamelan yang bikin suasana jadi adem
- Semua pelayan pake baju adat Jawa
- Ada area lesehan buat yang pengen makan ala Jawa banget
Soal menu? Dijamin bikin ngiler! Mereka nyajiin makanan tradisional dengan tampilan kekinian:
- Sego Kucing versi fancy
- Ayam Koteka yang unik
- Gudeg dengan plating modern
- Maheso Selo Gromo yang berbumbu
- Bebek Lombok Ijo yang pedas menggoda
- Tempe Mendoan dengan saus spesial
Minumannya juga nggak kalah creative:
- Es Kacang Merah yang creamy
- Wedang Uwuh buat yang suka yang anget-anget
- Es Perawan Tancep yang namanya aja udah bikin penasaran
- Teh Purwoceng yang katanya berkhasiat
Baca Juga: Wayang Orang Sriwedari; Wisata Budaya di Kota Solo yang Semakin Hits di Kalangan Anak Muda
Yang bikin Raminten makin spesial, Hamzah nggak cuma mikirin bisnis doang. Beliau pengen Raminten jadi tempat di mana semua orang bisa ngerasain budaya Jawa, mulai dari mahasiswa sampe turis mancanegara.
Jadi secara nggak langsung, sambil makan enak, pengunjung juga belajar budaya Jawa. Keren kan?***
Artikel Terkait
Jelajahi Labuan Bajo Lebih Seru di Parapuar: Surga Wisata Budaya, Alam Liar, dan Petualangan!
Asal-Usul Suku Bugis Berasal dari Mana: Mengenal Warisan Budaya Sulawesi Selatan yang Kaya
Wisata Hutan Jati Gubug Payung Tempat Syuting 'Zona Merah': Misteri, Pesona Alam, dan Sedikit Sejarah yang Terlupakan
Sejarah Batu Gantung di Danau Toba: Cinta Seruni Membatu Jadi Tragedi