viral

Cancel Culture: Ketika Netizen Jadi Hakim Sosial

Sabtu, 14 Desember 2024 | 21:02 WIB
Poster Petisi 'Copot Gus Miftah dari Jabatan Utusan Khusus Presiden' pada 4 Desember 2024. ((change.org))

VoxYouths.Com - VoxYours, belakangan ini, kasus "pembunuhan" karier lewat media sosial makin sering terdengar.

Kali ini, kita bakal bahas tuntas soal budaya pembatalan atau yang lebih keren disebut cancel culture!

Masih ingat kasus Gus Miftah yang viral beberapa waktu lalu? Yep, ketika ucapannya ke pedagang es teh berbuntut petisi pemberhentian jabatan.

Kasus ini jadi contoh nyata betapa kuatnya kekuatan publik di era digital sekarang.

Baca Juga: Cegah Tawuran Jelang Tahun Baru 2025, Tim Siber Polisi Bakal Mantau Medsos 24 Jam

Apa Sih Sebenarnya Cancel Culture Itu?

Buat yang belum paham, cancel culture itu intinya gerakan massa untuk "membunuh" karier seseorang yang dianggap melakukan kesalahan. Kata Britannica, ini semacam boikot besar-besaran yang biasanya terjadi di dunia maya.

Intinya sih sederhana: publik bakalan tarik dukungan dari figur publik yang ketahuan berbuat tidak pantas. Dampaknya? Bisa hancur total karier seseorang!

Siapa Aja Bisa Kena Cancel?

Ga cuma sembarangan orang, biasanya yang kena cancel itu:

  • Selebriti keren
  • Pejabat berpengaruh
  • Pengusaha ternama

Baca Juga: Ramai Darurat Militer di Korea Selatan, Apa Itu Martial Law dan Kenapa Bisa Terjadi?

Mereka yang punya panggung publik punya risiko lebih besar. Satu ucapan atau tindakan salah, bisa langsung diburu massa digital!

Kenapa Cancel Culture Bisa Terjadi?

Beberapa alasan mengapa budaya pembatalan ini muncul:

  • Jadi semacam sanksi sosial
  • Membuat tokoh publik mikir ulang sebelum bertindak
  • Cara mengungkap tindakan diskriminatif
  • Meminta pertanggungjawaban publik

Baca Juga: Siapa Sih Bimo Aryo Tejo yang Bikin Heboh karena Skandal Perselingkuhan?

Contoh Nyata Cancel Culture

Di Kancah Internasional

Kasus Kim Seon-ho di Korea Selatan jadi contoh. Terseret skandal aborsi, ratusan ribu penggemar langsung cabut dukungan. Akibatnya? Proyek film dan acara TV langsung buyar!

Di Indonesia

Masih ingat kasus Saipul Jamil? Setelah kasus pelecehan seksual terungkap, dia langsung dicoret dari berbagai program televisi.

Halaman:

Tags

Terkini