viral

Kemenkes Bertindak Tegas: STR Dokter Residen Pelaku Kekerasan Seksual Dicabut

Jumat, 11 April 2025 | 17:04 WIB
Dokter Residen Tersangka rudapaksa Keluarga Pasien RSHS. ((instagram.com/drg.mirza))

VoxYouths.Com - Kabar mengejutkan datang dari Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung nih, VoxYours.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI langsung turun tangan untuk menangani kasus serius yang melibatkan seorang dokter residen Universitas Padjadjaran (Unpad).

Tersangka yang dikenal dengan nama Priguna Anugerah Putra (PAP) ini adalah dokter anestesi yang sedang menjalani Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS).

Baca Juga: Heboh Kasus RSHS Bandung: Polda Jabar Konfirmasi Tersangka Pemerkosa Merupakan Dokter Residen Anestesi

Kasus yang terjadi di salah satu ruangan lantai 7 RSHS pada pertengahan Maret 2025 ini berawal dari modus pemeriksaan darah terhadap keluarga pasien.

Nah, Kemenkes gak main-main menghadapi kasus ini. Aji Muhawarman selaku Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes RI mengumumkan langkah tegas mereka pada Rabu malam, 9 April 2025.

Mereka langsung meminta Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) untuk mencabut Surat Tanda Registrasi (STR) milik PAP.

"Begitu STR dicabut, otomatis Surat Izin Praktik (SIP) dokter yang bersangkutan juga batal," jelas Aji. Dengan kata lain, PAP gak bisa lagi berkarir sebagai dokter.

Yang bikin kasus ini makin serius, status PAP sebagai mahasiswa residen di Unpad juga udah resmi dicabut.

Baca Juga: Gaji PNS Naik 16%? Jangan Senang Dulu! BKN Angkat Bicara Soal Isu Kenaikan Gaji PNS 2025

Dia langsung dikembalikan ke universitas dan diberhentikan dari program pendidikan spesialisnya.

Polda Jawa Barat juga udah bergerak cepat nih. Kombes Surawan, Direktur Reserse Kriminal Umum, mengkonfirmasi kalau PAP yang berusia 31 tahun ini sudah ditahan sejak 23 Maret 2025.

Kasus ini pertama kali jadi perbincangan publik setelah viral di media sosial X (yang dulu dikenal sebagai Twitter).

Ada akun yang membagikan screenshot chat WhatsApp yang mengungkap dugaan pelanggaran oleh dua residen anestesi Unpad terhadap penunggu pasien.

Halaman:

Tags

Terkini