Sialnya, Pelecehan Seksual Terjadi di Dunia Nyata Maupun Medsos: Begini Soal Trauma yang Bisa Dialami Korban

Photo Author
Ummu Habibah, Vox Youths
- Sabtu, 28 September 2024 | 16:40 WIB
Ilustrasi korban pelecehan seksual. (https://www.pexels.com/@j0sie/)
Ilustrasi korban pelecehan seksual. (https://www.pexels.com/@j0sie/)

Video kejadiannya viral di medsos, salah satunya diupload akun X @anthraxxx781, Senin, 23 September 2024. Di video itu keliatan banget si penari yang tadinya ceria jadi kesel gara-gara dilecehin.

Ini nunjukin kalau artis atau orang terkenal itu bukan berarti bisa diperlakukan sembarangan sama publik.

Tempat umum atau medsos bisa jadi rawan pelecehan seksual kalau nggak ditindak tegas.

Baca Juga: Belajar dari Kisah Devita Sri Suci, Gagal Nikah Bukan Akhir dari Segalanya

Bahkan, kalau pelecehan seksual terus-terusan dialamin seseorang, bisa bikin trauma psikologis lho. Nih, ada beberapa jenis trauma yang bisa timbul:

  1. Trauma Individu: Ini pengalaman unik seseorang atas kejadian atau kondisi yang lama. Biasanya orang merasa terancam, takut, nggak berdaya, atau cemas berlebihan.
  2. Trauma Insidious: Ini trauma berbahaya karena jadi sasaran objektifikasi, intimidasi, atau seksisme tiap hari. Dampaknya bisa nggak keliatan secara fisik, tapi batin bisa terluka banget.
  3. Trauma Berulang: Ini terjadi kalau ada situasi atau interaksi yang bikin trauma. Trauma lama bisa muncul lagi kalau ada pemicunya. Perasaannya persis kayak pengalaman pertama, jadi bisa bikin cemas berlebihan sama orang lain.

Makanya, pelecehan seksual atau kekerasan itu bisa bikin trauma yang berulang buat korbannya.***

Halaman:

Editor: Ummu Habibah

Sumber: Promedia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X