Berdasarkan laporan yang beredar di media sosial, insiden berawal saat mobil Alphard bergerak ke arah kiri ketika hendak berbelok.
Kondisi tersebut membuat posisi sepeda motor milik sang driver ojol itu terjepit hingga dituduh memicu goresan pada bodi mobil, termasuk pada bagian spion.
Korban mengaku tidak menemukan kerusakan pada kendaraan roda empat tersebut, namun terlanjur menghadapi amarah si sopir Alphard.
Kini, sopir Alphard itu berdalih tindakan emosionalnya dipicu oleh permasalahan pribadi yang sedang dihadapinya.
Kedatangannya ke rumah korban diklaim untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan dan mengganti kerusakan lampu depan motor yang pecah.
Meski begitu, belum ada keterangan lanjutan dari pihak kepolisian ihwal proses hukum terhadap pelaku maupun kerugian yang dialami korban.***