VoxYouths.com - Starlink Gen 2 vs Gen 3, apa sih bedanya?
Kamu penasaran mana yang lebih oke?
Tenang, kita bahas tuntas di sini!
Starlink, layanan internet satelit dari SpaceX, punya dua model dish utama: Gen 2 (Standard with Motors) dan Gen 3 (New Standard).
Keduanya bisa kasih kamu internet cepat, tapi punya fitur yang beda-beda.
Yuk, kita bandingkan!
Baca Juga: Cara Mengatasi Pesan 'Router Unreachable' di Aplikasi Starlink
Gen 2: Si Besar Bermotor
- Dish-nya lebih gede dan berat
- Punya motor buat nyesuaiin posisi ke satelit otomatis
- Router Gen 2 pakai Wi-Fi 5, bisa cover area sampai 610 meter persegi
- Nggak ada port Ethernet bawaan, perlu adapter buat koneksi kabel
- Makan listrik 50-75 Watt
- Butuh waktu lebih lama buat dipasang
- Kurang praktis dibawa-bawa
Gen 3: Si Mungil Multifungsi
- Dish-nya lebih kecil dan ringkas
- Nggak pakai motor, posisinya diatur manual
- Router Gen 3 pakai Wi-Fi 6, lebih cepat dan jangkauannya lebih luas
- Ada port Ethernet bawaan, gampang colok langsung ke device
- Makan listrik 75-100 Watt
- Gampang dan cepat dipasang, ada kickstand bawaan
- Lebih gampang dibawa kemana-mana
Perbedaan Utama Starlink Gen 2 vs Gen 3
- Ukuran dan Berat: Gen 3 jauh lebih kecil dan ringan.
- Konektivitas: Gen 3 punya port Ethernet bawaan.
- Kecepatan Wi-Fi: Gen 3 pakai Wi-Fi 6 yang lebih ngebut.
- Konsumsi Listrik: Gen 3 makan listrik lebih banyak.
- Kemudahan Pemasangan: Gen 3 lebih gampang dipasang.
- Aksesori: Gen 3 punya pilihan aksesori yang lebih sedikit.
Pilihan yang Tepat untuk Kamu
Pilih Gen 3 kalau:
Kamu sering berpindah tempat
Butuh setup yang cepat dan gampang
Pengen Wi-Fi yang lebih ngebut
Pilih Gen 2 kalau:
Kamu butuh jangkauan Wi-Fi yang lebih luas
Sudah punya banyak aksesori Gen 2
Konsumsi listrik jadi pertimbangan utama