TikTok Resmi Diblokir di AS: Denda Rp81,9 Juta per Orang yang Masih Pakai!

Photo Author
Ummu Habibah, Vox Youths
- Minggu, 19 Januari 2025 | 17:18 WIB
Ilustrasi aplikasi TikTok yang diblokir di Amerika Serikat (AS).  ((Unsplash.com/@visuals))
Ilustrasi aplikasi TikTok yang diblokir di Amerika Serikat (AS). ((Unsplash.com/@visuals))

VoxYouths.Com - VoxYours, lagi rame banget nih berita soal TikTok yang resmi diblokir di Amerika Serikat mulai Minggu, 19 Januari 2025.

Pemblokiran app yang berasal dari China ini udah sesuai sama putusan Mahkamah Agung AS yang nolak banding dari pihak TikTok.

Menurut The Guardian nih, alasan utama TikTok diblokir tuh gara-gara masalah keamanan nasional AS. Ini udah disepakati sama Kongres Mahkamah Agung AS loh.

Baca Juga: Medsos Bakal Ada Batas Umur! Anak di Bawah Umur Siap-siap Gabisa Main TikTok?

Mereka bilang gini: "Kongres telah menetapkan (pemblokiran TikTok di AS) untuk mengatasi masalah keamanan nasional." Pernyataan ini keluar pada Jumat, 17 Januari 2025.

Nggak cuma itu, Kongres juga ngelihat ada yang mencurigakan dari cara TikTok ngumpulin data dan hubungannya sama musuh-musuh AS di luar negeri. Keamanan nasional AS emang jadi alasan kuat buat ngeblokir TikTok.

Tapi nih, ada twist menarik! Donald Trump yang bakal dilantik jadi Presiden AS pada Senin, 20 Januari 2025, bilang kalau dia bakal kasih waktu tambahan 90 hari buat TikTok setelah dia dilantik.

Trump: Keputusan Ada di Tangan Saya

Berdasarkan Reuters, Trump dengan PD bilang keputusan soal larangan TikTok di AS ada di tangannya.

Meskipun Mahkamah Agung udah mutusin buat blokir TikTok, Trump minta warga AS tetep tenang dan tunggu aja apa yang bakal dia lakuin setelah dilantik.

Baca Juga: Kpop Visage Face Matching, Tren Baru yang Bikin VoxYours Mirip Idol!

"Keputusan itu berada di tangan saya, jadi Anda akan melihat apa yang akan saya lakukan," kata Trump pada Sabtu, 18 Januari 2025.

Dia juga bilang kemungkinan besar bakal kasih waktu tambahan 90 hari buat TikTok setelah dilantik.

"Perpanjangan 90 hari adalah sesuatu yang kemungkinan besar akan dilakukan, karena itu tepat," jelasnya.

Trump juga nambahin, "Jika saya memutuskan untuk melakukannya, saya mungkin akan mengumumkannya pada hari Senin (20 Januari 2025)."

Halaman:

Editor: Ummu Habibah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X