Dialah yang memastikan internet Starlink bisa dinikmati oleh berbagai perusahaan dan organisasi.
Jonathan Hofeller:
Wakil Presiden Starlink yang memimpin penjualan ke pemerintahan.
Jaringan internet yang stabil dan jangkauan luas Starlink tentunya menarik bagi instansi pemerintah di berbagai negara.
Patricia Cooper:
Wakil Presiden yang memastikan kelancaran urusan Starlink dengan badan pemerintahan terkait urusan satelit.
Regulasi yang rumit perlu diatasi agar Starlink bisa beroperasi dengan legal.
Rajeev Badyal:
Sebagai Wakil Presiden bagian teknik, beliau bertanggung jawab atas pengembangan teknologi satelit Starlink.
Dialah otak di balik mesin canggih yang membuat internet bisa dipancarkan dari luar angkasa.
Mark Juncosa:
Wakil Presiden bagian manajemen produk Starlink.
Beliau bertugas memastikan layanan internet Starlink memenuhi kebutuhan dan harapan para penggunanya.
Baca Juga: Starlink Capai 3 Juta Pelanggan di 99 Negara, Termasuk Indonesia, Kok Bisa? Ini Alasannya
Starlink: Menjembatani Kesenjangan Internet
Starlink dimulai pada tahun 2015 dengan misi menyediakan internet di wilayah terpencil.
Strategi mereka adalah meluncurkan konstelasi satelit sebanyak 42.000 buah ke orbit bumi.
Saat ini, Starlink sudah tersedia di beberapa negara dan diharapkan bisa menjangkau seluruh dunia dalam waktu dekat.
Bagaimana menurutmu? Internet dari luar angkasa terdengar futuristis ya!
Kalau layanan Starlink hadir di Indonesia, kira-kira bakal berpengaruh positif nggak ya ke kemajuan dan pemerataan internet?***
Artikel Terkait
Starlink Buka Lowongan Kerja di Indonesia: Buat Kamu yang Mau Bekerja di Perusahaan Elon Musk!
Ini dia Bocoran Harga Starlink Direct to Cell? Segini Ternyata, Ada Fakta Menarik, Selama ini bikin Penasaran!
Cari tau Apa itu Starlink Gen 3, Spesifikasi, Harga, Kelebihan dan Perbandingan Dengan Gen 2!
Simak Cara Membeli Starlink di Indonesia? Internet Satelit Milik Elon Musk Super Kenceng!