Mahalini dan Rizky Febian Jalani Dharma Suaka dan Mepamit: Tradisi Pernikahan Adat Bali yang Penuh Makna

Photo Author
Fakhrun Nisa, Vox Youths
- Minggu, 5 Mei 2024 | 16:44 WIB
Mahalini dan Rizky Febian jalani upacara Dharma Suaka dan Mepamit di Bali (Instagram @rfasmusic)
Mahalini dan Rizky Febian jalani upacara Dharma Suaka dan Mepamit di Bali (Instagram @rfasmusic)

Setelah Mepamit, calon pengantin wanita (pradana) akan menjadi tanggung jawab calon pengantin pria (purusha) dan keluarganya di masa depan.

Makna Mendalam di Balik Tradisi Dharma Suaka dan Mepamit

Baik Dharma Suaka maupun Mepamit memiliki makna yang mendalam dalam pernikahan adat Bali.

Dharma Suaka melambangkan rasa hormat dan penghormatan purusha dan keluarganya kepada leluhur mempelai wanita.

Sedangkan Mepamit melambangkan pelepasan tanggung jawab keluarga mempelai wanita kepada purusha dan keluarganya.

Kedua tradisi ini juga menjadi pengingat bagi calon pengantin tentang pentingnya menjaga nilai-nilai kekeluargaan dan tradisi yang telah diwariskan turun-temurun.

Halaman:

Editor: Fakhrun Nisa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X