"Makanya kita-kita kemarin terkumpul lah sekian puluh penyanyi, akhirnya terjadilah VISi, Vibrasi Suara Indonesia," imbuh vokasi band GIGI tersebut.
VISI Bukan untuk Menandingi AKSI
Armand Maulana juga nambahin nih, kalau VISI dibentuk bukan buat tandingan siapa-siapa.
"Kita di sini kasih masukan untuk pemerintah, bahwa ada angle dari penyanyi juga," ujar Armand.
VISI murni untuk kasih masukan ke pemerintah dari sudut pandang penyanyi.
"Nggak ada tanding-tandingan, ini kan penyanyi kumpul untuk memberikan masukan pada pemerintah," tambahya.
Anggota VISI yang berasal dari penyanyi dan komposer lagu bisa jadi tambahan sudut pandang buat revisi UU Hak Cipta.
"Di VISI juga kan ada penyanyi komposer, ada Kunto Aji, Ariel, saya, BCL juga lumayan," imbuhnya.
Baca Juga: Agnez Mo vs Ari Bias: 4 Fakta Drama Royalti Lagu 'Bilang Saja' Senilai Rp1,5 Miliar
Revisi UU Hak Cipta: Suara Musisi Jadi Pertimbangan Penting
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menyambut baik kehadiran VISI.
Apalagi lagi ada rencana revisi Undang-Undang Hak Cipta nih.
Semua masukan dari penyanyi, komposer, pencipta lagu, promotor, sampai akademisi bakal jadi bahan pertimbangan penting buat pemerintah.
Nah, itulah update terbaru dari dunia musik Indonesia.
Drama royalti yang lagi rame plus lahirnya VISI jadi bukti kalau industri musik Indonesia terus berkembang dan butuh aturan yang lebih jelas.***
Artikel Terkait
Harta Raffi Ahmad Tembus Triliunan: Intip Detil Kekayaan dan 5 Bisnis Suksesnya
Raffi Ahmad Ungkap Masa Lalu: Dari Cicilan Rp2 Miliar per Bulan Hingga Hartanya Kini Tembus Rp1 Triliun
Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon Resmi Menikah Hari Ini: Forever and Always!
Hampir 5 Tahun Kemoterapi, Vidi Aldiano Putuskan Berhenti: Ini Alasan dan Dampak Kesehatannya
Tega! Orang Kepercayaan Bobol ATM Olga Syahputra Saat Sakit, Total Mencapai Rp 1,5 Miliar!