sastra

Contoh Analisis Sekuen Cerpen: Lelaki dengan Bekas Luka di Jidatnya

Rabu, 1 Mei 2024 | 21:53 WIB
ilustrasi analisis sekuen cerpen (freepik.com/freepik)

Voxyouths.com - Hai, Voxyours! Sebagai karya sastra, cerpen menyimpan urutan peristiwa yang terangkai apik dalam alurnya.

Cerpen menghadirkan petualangan batin, pergolakan emosi, dan potret kehidupan yang tersaji dalam jalinan cerita yang memikat.

Untuk mempermudah pemahaman terhadap alur cerpen, kita dapat membuat analisis sekuen cerpen.

Layaknya detektif, kita bisa menyusuri jejak-jejak peristiwa, meneliti hubungan sebab-akibat, dan menguak benang merah yang menghubungkan setiap elemen cerita.

Simak contoh analisis sekuen cerpen pada cerpen berjudul "Lelaki dengan Bekas Luka di Jidatnya" karya Sunaryono Basuki Ks.

Apa itu Sekuen Cerpen?

Sekuen cerpen merupakan rangkaian peristiwa yang mempunyai sebab akibat dan berada dalam satu kesatuan.

Analisis sekuen cerpen adalah analisis yang berfokus pada urutan kejadian dalam sebuah cerita.

Kita bisa menganalisis sekuen cerpen berdasarkan urutan peristiwa (kronologis) atau berdasarkan hubungan sebab akibat (logis).

Analisis sekuen cerpen dapat membantu pembaca memahami alur cerita dan hubungan logis dan kronologis antar sekuen.

Berikut contoh analisis sekuen terhadap cerpen berjudul "Lelaki dengan Bekas Luka di Jidatnya" karya Sunaryono Basuki Ks.

Cerpen Lelaki dengan Bekas Luka di Jidatnya

Karya Sunaryono Basuki Ks.

Lelaki yang duduk tepekur di atas kursi malas yang diletakkan di kebun bunga dengan halaman tertutup rerumputan hijau lembut itu adalah seorang pemburu yang terkenal mahir menggunakan senapannya. Tak ada suara anak-anak di rumah itu sebab mereka semuanya, kecuali si bungsu, sudah pergi meninggalkannya mencari rezeki di kota-kota yang jauh, bahkan di sebuah pengeboran minyak lepas pantai di wilayah Ceram.

Mereka adalah anak-anak yang dulunya sangat rajin belajar dan berhasil menyelesaikan studi mereka di universitas-universitas terkenal. Putut, yang tertua, yang dulunya bekerja di pengeboran minyak lepas pantai, sekarang bekerja sebagai konsultan di sebuah perusahaan asing berukuran raksasa, dan dia tidak pernah tinggal di satu kota besar dalam tempo yang lama. Kegiatannya berterbangan dari satu bandara ke bandara internasional yang lain, memberikan konsultasi yang mahal harganya, beristirahat akhir pekan di pantai negeri jauh, dan hanya sekali-sekali singgah di Jakarta. Tidak ada waktu untuk pulang ke Bali mengikuti berbagai upacara adat yang mengalir tak kering-keringnya dari hari ke hari, dari tahun ke tahun. Anggota keluarganya di desa selalu membicarakannya sebagai seorang sosok yang sangat dibanggakan oleh seluruh keluarga di kampung. Warga desa yang berhasil, seorang local genius yang sudah go international.

Bilamana mereka berkumpul di pura desa untuk sebuah upacara besar, sebuah piodalan , maka ketidakhadirannya dapat dimaafkan, sedangkan warga desa yang sudah merantau ke Denpasar atau bahkan ke Surabaya, bilamana tidak menghadiri upacara itu selalu dibicarakan.

"Berapa jauhkah Surabaya? Banyak bus malam yang melintasi desa kita, tetapi kenapa dia tak datang? Bukankah dia dapat menyisihkan waktu barang dua malam untuk pulang?"

Halaman:

Tags

Terkini