Terus, Gimana Tau Kalo Bakal Ada Tanah Longsor?
1. Cuaca Mendung Pekat
Dwikorita bilang, kalo udah liat mendung tebel banget apalagi gerimis, mending langsung menjauh dari daerah rawan longsor.
Kita harus cari tempat datar yang aman dan tidak rawan longsor.
2. Pohon Mulai Miring
Kalau pohon-pohon di area lereng udah mulai miring, tandanya kita harus segera menyingkir dari area itu.
Pohon yang miring condong ke bawah memberi tanda kalau tanah sudah mulai bergerak.
3. Ada Rembesan Air
Bahaya juga nih kalo tiba-tiba muncul rembesan air dari tanah.
Kalau tiba-tiba di lereng muncul air atau rembesan air yang makin lama makin keruh, kita harus segera pergi dari sana.
Ini tandanya bagian dalam tanah udah mulai erosi.
4. Tanah Menggembung
Kalo liat tanah di lereng tiba-tiba menggembung, itu juga tanda bahaya!
Bisa jadi tanah akan segera longsordi area tersebut.
5. Rumah Mulai Aneh
Ada beberapa tanda di rumah yang bisa jadi peringatan akan terjadi longsor:
- Pintu atau jendela susah dibuka
- Lantai atau dinding mulai retak
- Tanah ambles
"Kalau ada rumah di atas lereng tiba-tiba pintunya atau jendelanya sulit dibuka, berarti tanah di bawah rumah itu sudah mulai bergerak," jelas Dwikorita.
Ini terjadi karena bangunannya ikutan keseret sama tanah yang bergerak.
Oh iya, buat ngecek drainase atau resapan air, lakuinnya pas lagi gak musim hujan ya!
Gimana guys? Udah pada tau kan tanda-tandanya? Yuk, mulai waspada dan jaga diri!***
Baca Juga: Cuaca Super Ekstrim di 2025: Setelah Salju Pertama, Arab Saudi Kini Dikepung Banjir