VoxYouths.Com - VoxYours, drama kebakaran LA belum kelar nih! Update terbaru per Januari 2025: udah 27 orang meninggal, 18 orang masih hilang, dan lebih dari 13.000 bangunan hancur.
But wait, there's more! Sekarang warga yang rumahnya selamat dari api malah dapat 'surprise' baru: ancaman tanah longsor!
Let me tell you a story tentang Stephen Edwards, komposer musik yang tinggal di Pacific Palisades.
Baca Juga: Viral! Postingan FB Pemuda 24 Tahun Selamatkan Warga LA dari Kebakaran
Man, nasibnya double hit banget! Satu rumahnya udah hangus kebakaran, eh rumah satunya lagi literally kebelah dua gara-gara tanah longsor. Like, how unlucky can you get?
Nah, ternyata fenomena tanah longsor after kebakaran ini ada penjelasan ilmiahnya lho! Profesor Farshid Vahedifard dari Universitas Tufts explains it perfectly: "Vegetasi, khususnya akar tanaman, itu sebenernya bodyguard-nya tanah. Tapi pas kebakaran, guardiannya ilang, tanah jadi gembur dan bebas gerak."
Baca Juga: Pemerintah Bagikan 3 Juta Rumah Gratis, Cicilannya Ditanggung Negara! Ini Syarat dan Cara Dapatnya
But that's not all! Ada plot twist lainnya:
- Abu sisa kebakaran bikin air susah nyerap ke tanah
- Air akhirnya bikin jalur sendiri dan nyeret sisa kebakaran + puing-puing
- Geologi California Selatan yang punya lereng dengan sedimen lepas makin bikin situation worse
Baca Juga: Gosip Pertemuan Mega-Prabowo Bikin Geger, Istana Buka Suara
The scary part? Biasanya tanah longsor pasca kebakaran takes years to happen. Tapi kasus di Palisades ini super rare karena terjadi pas apinya aja belum padam total!
Adam VanGerpen, kapten pemadam kebakaran LA, udah kasih warning nih. Especially buat rumah-rumah di bekas area kebakaran, mereka paling rentan kena longsor atau "aliran puing".
He's like: "We need to stay alert dan minta ahli geologi buat research kondisi tanahnya!"
Baca Juga: 40.000 Hektar Hangus Dampak Kebakaran Maha Dahsyat LA, Kerugian Tembus Rp4.000 Triliun
What makes it more concerning, tanah longsor kali ini dipicu sama air... dari proses pemadaman kebakaran! (Because California Selatan emang lagi low rainfall sejak Mei tahun lalu).