Ada empat busur di Indonesia:
- Busur Sunda
- Busur Banda
- Busur Halmahera
- Busur Sangihe-Selebes
Gunung Ibu masuk Busur Halmahera. Makanya, pas dia meletus, gunung lain di busur yang sama ikut-ikutan.
Kayak ada yang ngatur gitu, seru kan?
Tapi jangan senang dulu, letusan gunung bawa bahaya.
Ada dua jenis bahaya yang perlu kamu waspadai:
Bahaya Primer (langsung saat erupsi):
- Aliran lava panas
- Awan panas (wedus gembel)
- Lontaran material (efek balistik)
- Abu vulkanik
- Gas beracun
- Lahar
Bahaya Sekunder (muncul setelah erupsi):
- Tsunami
- Banjir bandang
- Perubahan cuaca
Yang kedua ini lebih bahaya, karena orang udah mulai lengah.
Baca Juga: Jadwal SIM Keliling Bandung 1-6Juli 2024: Lokasi dan Waktu Lengkap
Tips dari ahli
Terus, apa yang bisa kita lakukan?
Dr. Mirzam kasih tips nih:
- Kenali karakter gunung api di sekitarmu
- Tingkatkan kewaspadaan
- Pakai masker saat keluar rumah
- Jauhi area dalam radius 4 km dari gunung
- Untuk area utara, jaga jarak hingga 7 km
Ingat, gunung sekarang beda sama dulu. Dulu ada suara gemuruh dulu sebelum meletus. Sekarang? Bisa tiba-tiba aja meletus.
Makanya, penting banget buat selalu siaga. Kamu bisa mulai dengan hal kecil:
- Siapkan tas darurat
- Simpan nomor penting
- Ikuti instruksi dari PVMBG
Jangan lupa, berbagi info ini ke keluarga dan teman. Siapa tau mereka tinggal di dekat gunung api. Atau mungkin lagi rencana liburan ke sana.
Eits, bukan berarti kita harus takut sama gunung api ya. Justru, kita harus belajar hidup berdampingan.
Indonesia kan emang negeri seribu gunung api. Jadi, yuk kita jadi warga yang cerdas dan siap siaga.