news

Fakta Radiasi Cesium-137 Cikande: Penyebab, Dampak & Penanganan Terbaru

Sabtu, 4 Oktober 2025 | 10:12 WIB
Foto ilustrasi kawasan industri modern Cikande sebagai zona khusus akibat paparan radiasi. (Unsplash/vl_cherkasenko)

VOXYOUTHS.COM - Hai, Voxyours! Lagi heboh nih soal temuan zat radioaktif berbahaya, Cesium 137 (Cs-137), di kawasan industri Cikande, Banten.

Kasus ini langsung jadi sorotan publik, apalagi setelah ada kaitannya dengan penolakan produk udang beku kita oleh Amerika Serikat pada Agustus 2025 lalu.

Usut punya usut, pemerintah menduga pencemaran ini berasal dari aktivitas peleburan logam bekas di salah satu perusahaan, yaitu PT Peter Metal Technology (PMT).

Cikande Ditetapkan Berstatus Kejadian Khusus Radiasi

Saking seriusnya masalah ini, pemerintah nggak tinggal diam.

Pada Selasa, 30 September 2025, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengumumkan status baru untuk Cikande.

"Satgas memastikan kontaminasi Cs-137 hanya terjadi di Cikande, tidak pada rantai pasok nasional maupun ekspor," ujar Zulhas.

"Oleh karena itu, kita hari ini menetapkan Cikande itu sebagai status kejadian khusus radiasi radionuklida Cs-137 agar kita bisa melakukan akselerasi penanganan secara cepat," imbuhnya.

Baca Juga: Waduh! FDA Amerika Peringatkan Udang Beku Indonesia di Walmart Terkontaminasi Radioaktif

Update Terbaru: 1.500+ Warga Diperiksa, 9 Orang Positif Terpapar

Sejak Cikande ditetapkan sebagai zona radiasi, tim kesehatan langsung bergerak.

Lebih dari 1.500 pekerja dan warga sekitar sudah menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi mereka.

Menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dari total 1.562 orang yang diperiksa, ada sembilan orang yang terindikasi positif terpapar radiasi dari dalam tubuh.

Hasil ini didapat setelah pemeriksaan canggih yang disebut Whole Body Counter (WBC).

Kepala Biro Komunikasi Kemenkes, Aji Muhawarman, memastikan kalau kondisi kesembilan orang itu saat ini stabil.

Mereka telah diberikan obat khusus Prussian Blue dan menjalani perawatan intensif di RS Fatmawati, Jakarta.

Halaman:

Tags

Terkini