news

Harga Gabah Anjlok, Mentan Amran Pecat Oknum BULOG yang Bandel Main dengan Tengkulak

Senin, 21 April 2025 | 15:11 WIB
Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman (kanan). ((YouTube.com Q&A METRO TV))

VoxYouths.Com - VoxYours, lagi heboh nih di medsos! Para petani di Kalimantan Selatan (Kalsel) pada ngeluh soal harga gabah yang dijual ke BULOG.

Masalahnya, harga yang mereka dapat jauh di bawah harga yang udah ditetapkan pemerintah. Parah nggak tuh?

Nah, Menteri Pertanian kita, Amran Sulaiman, akhirnya angkat bicara soal masalah ini. Dia cerita kalau sebenernya Presiden Prabowo udah kasih perintah tegas: BULOG harus beli langsung dari petani, bukan dari tengkulak atau calo!

Baca Juga: Petani Menjerit Harga Gabah Anjlok, Menteri Amran Ungkap Dalang di Balik Kesulitan Jual Gabah

"Dan kita harus beresin, kami ke BULOG. Presiden selalu bilang satu komando, kalau BULOG nggak jalanin tugasnya, yang kena ya pertanian," jelas Amran waktu tampil di acara Q&A METRO TV, Senin, 21 April 2025.

Yang bikin Mentan Amran kesel banget, ternyata petani di Kalsel cuma bisa jual gabah mereka seharga Rp5.000 per kilo.

Padahal HPP (Harga Pembelian Pertanian) udah ditetapkan Rp6.500 per kilo lho! Jauh banget kan bedanya?

Baca Juga: Sisi Kelam Taman Safari: Para Eks Artis Sirkus Ungkap Praktik Kekerasan Ekstrem, Laporkan Sosok Pendiri Taman Safari Indonesia

Nggak cuma itu, pas BULOG ditanya kenapa nggak beli langsung dari petani, jawaban mereka bikin tambah emosi.

"Kemarin di Kalsel, sesuai perintah Bapak Presiden harga harusnya Rp6.500, eh kami temukan malah dibeli Rp5.000. Jujur aja, kami kesel, kami kecewa," ungkap Amran dengan nada frustrasi.

Terus apa alesan BULOG? Mereka ngeles bilang nggak punya mesin pengering (drayer). Tapi Amran nggak mau terima alesan itu.

"Saya tanya, emangnya menterinya yang harus nyariin mesin drayer? Eh malah jawab 'ini tengkulak pak'," cerita Amran menirukan jawaban oknum BULOG.

Amran langsung gas pol! "Justru kalian yang harusnya ngilangin tengkulak, langsung ke petaninya. Itu maunya pemerintah!" tegasnya.

Baca Juga: Diduga Gelapkan Dana Sosial, Yayasan MBN Dilaporkan ke Polisi: Rugikan Mitra Hingga Rp1 Miliar

Halaman:

Tags

Terkini