VoxYouths.Com - VoxYours, drama Sunda Archipelago ternyata belum kelar! Setelah empat anggotanya ditangkap sama Polres Cianjur gara-gara bikin dokumen palsu, eh sekarang mereka malah ngancem polisi. Gak main-main nih ancamannya!
Jadi ceritanya, setelah polisi berhasil nangkep komplotan pemalsu dokumen yang bikin STNK, sertifikat tanah, surat nikah, KTP, sampai SIM palsu, kelompok yang ngaku-ngaku Kekaisaran Sunda Nusantara ini malah ngirim surat ancaman. Berani banget ya?
AKP Tono Listianto, Kasat Reskrim Polres Cianjur, ngasih tau kalau mereka nerima surat yang ditandatangani langsung sama Sekjen Sunda Archipelago.
Baca Juga: Mengungkap Kedok Sindikat Pemalsuan Dokumen Sunda Archipelago: Dari STNK hingga Sertifikat Tanah
Yang bikin tambah gokil, surat ini ditembusinnya bukan ke camat atau lurah, tapi ke pemimpin-pemimpin negara di dunia!
"Mereka protes keras soal penangkapan pejabat mereka," kata Tono pas diwawancara hari Minggu (16/3/2025).
Nah, dalam surat itu, mereka minta Hasanudin (yang katanya pejabat kekaisaran) sama tiga temennya yang udah ditangkep buat dibebasin.
Tapi yang bikin kaget, mereka ngancam bakal ngebom Jakarta kayak Hiroshima dan Nagasaki tahun 1945 kalau permintaannya nggak dikabulin! Serem banget kan?
"Mereka ngaku-ngaku bakal ada federasi internasional yang bakal bubarkan Indonesia dan bom Jakarta. Ya jelas ini ancaman serius yang harus kita selidiki," jelas Tono.
Yang bikin tambah parah, mereka nggak cuma ngirim surat fisik doang, tapi juga nyebarin ancamannya lewat WhatsApp ke pihak kepolisian. Kayaknya mereka beneran pengen nekan aparat hukum nih.
Tapi tenang aja, polisi nggak tinggal diam. Mereka udah siap-siap buat nangkep siapa aja yang terlibat dalam pengiriman surat ancaman ini.
Baca Juga: Sidak Menteri Pertanian Ungkap Kecurangan Baru Minyakita, Begini Modusnya!
"Kita bakal kejar pelakunya. Ancaman kayak gini nggak bisa dibiarin gitu aja, bahaya buat keamanan negara," tegas Tono.