Kerja Sama Itu Kunci!
Yang bikin program ini makin seru, bakal ada kerja sama antara dunia riset, industri, dan masyarakat. Tujuannya biar hasil riset gak cuma jadi pajangan, tapi bener-bener bisa mecahin masalah di lapangan.
"Kita pengen hasil riset ini bisa bantu nyelesain masalah di masyarakat," tambah Fauzan.
Dalam waktu dekat, mereka bakal kerja sama sama Kementerian Koordinator Pangan buat urusan logistik MBG. Kampus-kampus juga bakal ikut bantu pengembangan pertanian biar stok pangan tetep aman.
Desa Juga Ikutan Industrialisasi
Yang gak kalah seru, Kemendikti Saintek udah mulai kerja sama sama Sekretariat Wapres buat industrialisasi desa. Salah satu fokusnya ya bikin alat-alat buat program MBG ini.
"Di program industrialisasi desa ini, kita fokus bikin alat nyimpen sama ngolah makanan. Soalnya selama ini kan kita masih impor mulu," kata Fauzan.
Buat percepat proses ini, perguruan tinggi vokasi juga bakal diajak gabung. Mereka bakal kerja sama sama UMKM buat nyuplai kebutuhan program MBG.
"Kita pengen UMKM kita makin berkualitas, biar bisa bikin alat-alat yang sesuai standar yang dibutuhin," tutup Fauzan.***
Artikel Terkait
Prabowo Lebih Blak-Blakan Ketimbang Jokowi? Intip Beda Gaya Pidato Dua Sosok Presiden RI yang Ikonik
Prabowo Pamer Program Makan Gratis di KTT G20, Ini Bukti Keseriusannya
Presiden Prabowo Ingin Hemat Rp15 Triliun Dari Budget Perjalanan Dinas, Menteri Malah Minta Nambah?
Fakta Menarik Program Makan Gratis Hari Pertama: Dana Pribadi Prabowo Masih Mengalir, ke Mana Anggaran Rp71 Triliun?
Prabowo Tegaskan: Penghematan Anggaran untuk Kepentingan Rakyat, Bukan Basa-basi!