Kasus Penembakan 5 WNI di Malaysia Membesar: Dugaan Kuat Ada Jaringan Narkoba dan Senjata

Photo Author
Fakhrun Nisa, Vox Youths
- Kamis, 6 Februari 2025 | 10:13 WIB
Foto ilustrasi narkoba, dugaan penyelundupan narkoba atau senjata ke Malaysia (unsplash/GRAS GRUN)
Foto ilustrasi narkoba, dugaan penyelundupan narkoba atau senjata ke Malaysia (unsplash/GRAS GRUN)

Voxyouths.com - Hai, Voxyours! lagi heboh nih soal kasus penembakan 5 WNI di Malaysia yang ternyata makin kompleks.

Buat yang belum tahu, kasus ini terjadi pada Jumat (24/1/2025) dini hari sekitar jam 3 pagi.

Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) melakukan penembakan ke arah 5 WNI di daerah Tanjung Rhu, Selangor.

Kabar sedihnya nih, korban meninggal bertambah jadi 2 orang per tanggal 4 Februari 2025.

Korban kedua yang meninggal sempet dirawat di RS Idris Shah Serdang dan udah menjalani operasi ginjal, tapi sayangnya nggak bisa diselamatkan.

Menurut info dari Kementerian Luar Negeri kejelasan identitasnya masih jadi misteri.

Plot Twist: Ada Potensi Penyelundupan Narkoba dan Senjata

Nah, yang bikin kasus ini makin mencengangkan, Menteri Dalam Negeri Malaysia, Saifuddin Nasution, ngasih statement mengejutkan nih!

Dalam konferensi pers di Gedung Parlemen (3/2/2025), dia bilang kalau kasus ini bisa jadi lebih dari sekedar penembakan.

Kalau di awal penyidikan, dugaan terbatas pada penyelundupan migran karena nggak ada dokumen terkait kelima WNI itu.

Tapi, semakin dilakukan penyidikan, ada kemungkinan kasus ini juga tentang penyelundupan narkoba dan senjata.

Saifuddin bilang, kalau ada kesamaan pola yang pernah terjadi dan itu berkaitan sama penyelundupan narkoba atau senjata.

“Saat kami melanjutkan interogasi terhadap mereka yang ditangkap atau terluka dan saat ini berada dalam tahanan kami, semakin dalam kami melakukan penyelidikan, semakin kami tidak dapat mengabaikan pola-pola tertentu berdasarkan kasus-kasus serupa di masa lalu,” ujar Saifuddin.

Tapi, meskipun ada dugaan tentang narkoba atau senjata, Saifuddin juga bilang kalau mungkin aja kasus ini mengarah ke pelanggaran yang berbeda lainnya.

Baca Juga: Netanyahu Bertemu Trump: Rencana Gaza, Hamas, dan Perdamaian Timur Tengah

Halaman:

Editor: Fakhrun Nisa

Sumber: Malay Mail

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X