VoxYouths.Com - VoxYours, baru aja nih PSSI bikin keputusan mengejutkan! Mereka mutusin buat stop kerja sama dengan pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae Yong atau yang akrab disapa STY pada Senin, 6 Januari 2025. Keputusan ini langsung bikin heboh medsos dan menuai banyak pro kontra dari netizen.
Mau suka atau enggak, Timnas Indonesia bakal masuk era baru nih. PSSI bahkan udah siap-siap mau kenalin pelatih baru di hari Minggu, 12 Januari 2025 mendatang.
Nah, di tengah ramainya polemik ini, Arya Sinulingga yang merupakan Anggota Exco PSSI angkat bicara soal pemecatan STY.
Baca Juga: Dari Ridho Hingga Jay Idzes, Ini Pesan Menyentuh Pemain Timnas untuk STY
Dalam podcast YouTube Catatan Demokrasi yang tayang Rabu kemarin, Arya cerita kalo PSSI tuh udah ngasih segalanya buat STY selama dia melatih Timnas Indonesia sejak 2020.
Bahkan kata Arya, semua yang diminta STY selalu dikabulin sama Erick Thohir selaku Ketum PSSI. Mulai dari minta dokter khusus sampe pelatih striker, semua dipenuhin!
"Gaji juga gak pernah telat loh," tegas Arya. Dia minta fans Timnas buat liat gimana komitmen Erick Thohir dalam ngasih yang terbaik buat tim. Arya juga tekanin kalo PSSI gak punya dendam atau sentimen negatif sama STY.
Di sisi lain, Tommy Welly atau yang lebih dikenal sebagai Bung Towel punya pandangan menarik nih. Dia bilang kalo kondisi sepakbola Indonesia lagi kurang sehat. Maksudnya gimana?
Nah, dia ngeliat udah mulai ada kampanye-kampanye negatif buat nolak Patrick Kluivert yang disebut-sebut bakal jadi pelatih baru Timnas. Padahal PSSI sendiri belum ngumumin siapa pelatih barunya!
Baca Juga: Patrick Kluivert vs Shin Tae-Yong: Siapa Lebih Pantas Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2026?
Bung Towel yang emang sering kritik STY juga tegasin kalo kritikannya selama ini pure soal sepakbola, gak pernah nyentuh urusan pribadi STY. "Saya cuma kritik soal sepakbolanya aja, gak pernah bahas hal pribadi," jelasnya.
Yang bikin tambah menarik nih, Coach Justin alias Justinus Lhaksana punya analisis sendiri soal pemecatan STY.
Menurutnya, salah satu alasan STY dipecat karena gak bisa nguasai 'ruang ganti', terutama sama pemain-pemain diaspora keturunan Belanda.
Coach Justin bahkan ngasih contoh kasus-kasus pelatih di luar negeri. Dia nyebutin Erik Ten Hag yang gagal di MU, Graham Potter yang sukses di Brighton tapi gagal di Chelsea, dan Arne Slot yang berhasil kuasai ruang ganti.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia U-17 Siap Tempur di Kualifikasi Piala Asia 2025: Peluang Lolos dan Strategi Garuda Muda
Timnas Indonesia U-17 vs Kepulauan Mariana Utara: Peluang Emas Garuda Muda Menuju Piala Asia 2025, Ini Prediksi Lengkapnya!
Profil Lengkap Wasit Laga Indonesia vs Arab Saudi di GBK, Ternyata Punya Rekor Apik di Level Asia!
Ramai Darurat Militer di Korea Selatan, Apa Itu Martial Law dan Kenapa Bisa Terjadi?
Rob Kepung 13 Wilayah Jakarta, Pj Gubernur Soroti Proyek Tanggul 39 KM yang Masih Mangkrak Sejak Era Ahok