Gelar Doktor di Tangan, Bahlil Siap 'Operasi' Kebijakan Hilirisasi Nikel

Photo Author
Ummu Habibah, Vox Youths
- Jumat, 18 Oktober 2024 | 15:50 WIB
Potret Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam sidang terbuka promosi doktor di Universitas Indonesia (UI), pada Rabu, 16 Oktober 2024. Begini soal hilirisasi nikel dalam disertasinya. ((Instagram.com/@bahlillahadalia))
Potret Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam sidang terbuka promosi doktor di Universitas Indonesia (UI), pada Rabu, 16 Oktober 2024. Begini soal hilirisasi nikel dalam disertasinya. ((Instagram.com/@bahlillahadalia))

Baca Juga: Calon Wagub Papua Tengah Ausilius You Tutup Usia, Papua Kehilangan Sosok Pemimpin Visioner

Dia ngasih contoh di Morowali, Sulawesi Tengah. Hilirisasi nikel di sana bikin dampak buruk buat kesehatan warga.

"ISPA di Sulawesi Tengah, khususnya di Morowali, nyampe 54 persen. Parah kan?" katanya.

Selain itu, kualitas air di sekitar kawasan industri juga jadi jelek.

Tapi Bahlil ngaku, meski ada kritik, hilirisasi tetep langkah terbaik yang diambil pemerintah. Dia janji bakal mulai benerin dampak buruk dari industri nikel.

Saran buat Benerin Kebijakan

Bahlil juga ngasih saran buat benerin kebijakan hilirisasi di Indonesia.

Salah satunya, dia pengen ada reformasi kebijakan buat nguatin kemitraan antara investor sama pengusaha daerah.

"Ke depannya kita bakal lakuin perubahan. Kita saranin 30 sampe 45 persen penerimaan negara harus dibagiin ke daerah," kata Bahlil.

Dia juga minta pembagian dana bagi hasil (DBH) harus adil.

Baca Juga: Seniman Merapat! Raffi Ahmad Akui Jadi Calon Wakil Menteri di Sektor Seni dan Kreatif, Buka-bukaan Soal Rencana Dana Abadi Budaya

"DBH minyak dan gas sama hilirisasi harus dibagi. Migas gak banyak ngelibatin masyarakat dan lingkungan, tapi hilirisasi nikel sepanjang jalan dan masyarakat kena dampaknya. Antara pendapatan dan pemberian harus fair," tegasnya.

"Mulai dari kekurangan jauh lebih baik daripada gak mulai sama sekali. Kita bakal benerin," tambahnya.

Terakhir, Bahlil bilang dia siap lanjutin pemajuan hilirisasi di Indonesia kalo dipercaya lagi masuk kabinet.

"Insya Allah, kalo kami masih dipercayain sama bapak presiden terpilih," tutupnya.***

Halaman:

Editor: Ummu Habibah

Sumber: Sidang Terbuka UI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X