Setelah lolos kualifikasi, dia harus operasi meniskus.
Belum sembuh total, cedera ACL nya malah belum dioperasi.
Kenapa? Karena dia nggak mau melewatkan kesempatan tampil di Olimpiade.
Baca Juga: Drama Sepakbola Grup C Olimpiade Paris 2024: Spanyol Melaju, Mesir Ngegas, Uzbekistan Terdepak
Tiga minggu sebelum berangkat ke Paris, lututnya bengkak lagi.
Bisa bayangin stresnya dia?
Tapi Rifda nggak mau nyerah gitu aja.
Semangat Juang yang Menginspirasi
"Rasanya berat banget," kata Rifda tentang perjuangannya.
Tapi dia tetap bertekad untuk tampil.
Kenapa? Karena ini mimpinya sejak lama.
Rifda pengen banget bikin bangga semua orang yang udah dukung dia.
Sikap pantang menyerahnya ini yang bikin kita semua kagum.
Masa Depan yang Masih Tanda Tanya
Setelah Olimpiade, Rifda belum tau mau ngapain.
Operasi ACL? Atau mungkin pensiun?
"Saya mau merasakan vibes Olimpiade dulu," katanya.
Artikel Terkait
Panduan Lengkap Nonton Langsung Olimpiade Paris 2024, Ini Hal yang Perlu Dipersiapkan!
Jadwal Lengkap Sepak Bola Olimpiade Paris 2024, Dari Fase Grup Sampai Final, Jangan Lupa Nonton
Jonatan Christie Berjuang di Olimpiade Paris 2024: Harapan Indonesia di Lapangan Bulutangkis
Olimpiade Paris 2024: Jepang Lolos Perempat Final, Prancis Kokoh di Puncak Grup