Kampungan! Penumpang Curi Bantal Kereta Cepat Whoosh, Pelaku Terekam CCTV.

Photo Author
Gilang Wikra Putra, Vox Youths
- Sabtu, 27 Juli 2024 | 15:02 WIB
Aksi pencurian di kereta cepat Whoosh, KCIC Kecewa. (Dokumentasi PT KCIC)
Aksi pencurian di kereta cepat Whoosh, KCIC Kecewa. (Dokumentasi PT KCIC)

Modus Operandi Para Pencuri Bantal

Gimana sih cara mereka nyuri?

  • Ada yang sengaja lepas bantal dari sandaran
  • Ada juga yang langsung bawa pulang

Yang bikin heran, kok bisa-bisanya ya? Padahal kan bantal itu buat kenyamanan bersama.

Baca Juga: Panduan Lengkap Nonton Langsung Olimpiade Paris 2024, Ini Hal yang Perlu Dipersiapkan!

Dampak Pencurian Bantal Kereta Cepat Whoosh

Aksi kampungan ini bikin banyak masalah:

  • Fasilitas jadi rusak
  • Penumpang lain nggak nyaman
  • KCIC harus keluarin duit buat ganti bantal
  • Biaya operasional naik
  • Citra kereta cepat Whoosh jadi jelek

KCIC Nggak Tinggal Diam

KCIC udah ambil tindakan tegas nih:

  • Periksa rekaman CCTV
  • Telusuri data penumpang
  • Tindak lanjut sesuai prosedur

Total ada 1.390 CCTV yang dipasang di seluruh area.

Jadi, buat yang mau coba-coba, pikir-pikir lagi deh.

Pentingnya Kesadaran Penumpang

Kita sebagai penumpang harus sadar nih. Fasilitas umum itu milik bersama.

Kalau dirusak, yang rugi juga kita sendiri. Jadi, yuk kita jaga bareng-bareng.

Tips Menjaga Fasilitas Kereta Cepat Whoosh

  • Pakai fasilitas sesuai fungsinya
  • Jangan bawa pulang barang-barang di kereta
  • Laporkan kalau lihat ada yang berbuat curang
  • Ingetin temen atau keluarga yang mau naik Whoosh

Kereta cepat Whoosh itu kebanggaan kita. Jangan sampai dicoreng sama ulah oknum nggak bertanggung jawab.

Yuk, kita jaga bareng-bareng. Biar Indonesia punya transportasi kelas dunia yang awet.

Gimana menurutmu tentang kasus pencurian bantal ini? Punya pengalaman naik Whoosh?

Share ceritamu di kolom komentar ya! Jangan lupa share artikel ini ke temen-temenmu.

Biar mereka juga tau pentingnya jaga fasilitas umum. Kereta cepat Whoosh, keren tanpa curi bantal!***

Halaman:

Editor: Gilang Wikra Putra

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X